Jurnal Polri. Com, +Tulungagung,
Setelah mengalami kekosongan selama lima bulan, posisi strategis Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung akhirnya terisi. Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, SM, MM, secara resmi melantik Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Drs. Tri Hariadi, M.Si sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekdakab) pada Senin ,(4/5).
Pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk mengisi jabatan yang kosong sejak 12 Desember 2025 lalu. Plt Bupati memastikan bahwa pengangkatan Tri Hariadi telah mendapatkan persetujuan dan restu dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, selaku wakil pemerintah pusat di daerah.
Menurut Ahmad Baharudin, posisi Sekda memiliki peran yang sangat vital dalam struktur pemerintahan. Jabatan ini berfungsi sebagai penggerak utama sistem administrasi pemerintahan sekaligus koordinator seluruh perangkat daerah, sehingga keberadaannya menjadi syarat mutlak untuk menjaga stabilitas dan efektivitas kinerja birokrasi.
Dalam sambutannya, Plt Bupati juga menyinggung berbagai dinamika yang saat ini tengah dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung, termasuk adanya proses pemeriksaan yang masih berlangsung. Kondisi tersebut justru dinilai semakin memperkuat urgensi pengisian jabatan ini, agar roda pemerintahan tetap dapat berjalan secara profesional, adaptif, dan tidak terganggu.
“Kami berharap ke depannya pemerintahan Tulungagung semakin baik dan bersih, sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, berdaya saing, dan berakhlak mulia. Mari kita panjatkan doa bersama agar proses hukum yang sedang berjalan dapat segera selesai dengan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Baharudin juga menyampaikan pesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tulungagung. Ia menekankan agar seluruh jajaran tetap bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi menjaga integritas serta memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.
Sementara itu, Pj Sekda yang baru dilantik, Tri Hariadi, menyatakan bahwa fokus utama tugasnya adalah melanjutkan seluruh program kerja yang telah direncanakan pada tahun 2025. “Yang jelas, kita akan tetap melanjutkan apa yang sudah direncanakan, serta memastikan seluruh kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan berjalan lancar dan tepat sasaran,” tegasnya.
Tri mengakui bahwa sejumlah peristiwa yang terjadi sempat memengaruhi kondisi psikologis ASN, namun ia tetap optimistis seluruh jajaran dapat bangkit kembali. Ke depannya, pihaknya akan memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah, memperbaiki regulasi yang ada, serta memanfaatkan kehadiran Badan Pemeriksa Keuangan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
Pewarta : by. U
