JurnalPolri, -. My. Id, Tulungagung
Peran pendidikan kejuruan dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar kerja dunia kini terbukti nyata lewat prestasi yang diraih SMK Sore Tulungagung. Sekolah ini berhasil mencatatkan diri sebagai institusi pendidikan kejuruan yang mengirimkan jumlah siswa dan lulusan terbesar untuk mengikuti program magang maupun bekerja di berbagai negara mancanegara, menjadi bukti bahwa pembelajaran yang diterapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang terlatih, berkemampuan, dan diakui kualitasnya secara internasional. Prestasi ini menjadi sorotan utama saat acara pelepasan dan pemberian penghargaan yang digelar di lingkungan sekolah pada Kamis (14/5/2026), dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai.
Kehadiran kedua pejabat tinggi daerah ini bukan sekadar menghadiri acara, melainkan bentuk apresiasi dan pengakuan atas kerja keras, dedikasi, serta upaya berkelanjutan seluruh jajaran pengelola, guru, dan seluruh warga sekolah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan dan peluang kerja yang ada. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyatakan bahwa pencapaian ini bukan hanya kebanggaan bagi masyarakat Tulungagung semata, melainkan menjadi contoh keberhasilan pendidikan kejuruan di seluruh Jawa Timur yang mampu bersaing dan dipercaya oleh dunia industri global. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini harus menjadi semangat bagi seluruh lembaga pendidikan kejuruan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan hasil pembelajaran.
Berdasarkan data yang disajikan oleh pihak Dinas Pendidikan Provinsi maupun pengelola sekolah, dari total sebanyak 898 pelajar dan lulusan seluruh SMK di Kabupaten Tulungagung yang berpartisipasi dalam program penempatan kerja dan magang ke luar negeri pada tahun ini, sebanyak 717 orang berasal dari SMK Sore Tulungagung. Rinciannya terdiri dari 517 peserta yang mengikuti program magang kerja dan 200 lulusan yang telah resmi ditempatkan sebagai tenaga kerja profesional. Angka ini menjadikan sekolah ini sebagai penyumbang terbesar di seluruh wilayah Jawa Timur, dengan peserta yang tersebar di berbagai negara tujuan seperti Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Malaysia, Singapura, Jerman hingga Australia. Bidang keahlian yang dimiliki para peserta sangat beragam, mulai dari sektor industri, perhotelan, farmasi, teknologi informasi hingga bidang berbasis kecerdasan buatan, sehingga mampu memenuhi standar dan kebutuhan kerja yang ditetapkan oleh perusahaan penerima tenaga kerja di negara masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur menjelaskan bahwa capaian luar biasa ini menjadi tolok ukur keberhasilan penerapan kurikulum dan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan dunia usaha dan industri. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi terus mendorong penyebaran pola pengelolaan dan strategi pembelajaran yang diterapkan oleh SMK Sore Tulungagung ke seluruh sekolah kejuruan di seluruh wilayah, guna memperluas peluang kerja dan meningkatkan kualitas lulusan yang siap bersaing di pasar kerja baik di dalam maupun luar negeri.
Keberhasilan yang dicapai tidak terlepas dari upaya sekolah dalam menjalin kerjasama yang erat dan terpercaya dengan berbagai pihak terkait, mulai dari dunia industri nasional dan internasional, lembaga penyalur tenaga kerja resmi, hingga instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan. Proses pembelajaran di sekolah tidak hanya menekankan pada penguasaan pengetahuan teoritis, namun memberikan porsi yang besar pada pelatihan keterampilan praktik secara intensif, serta pembentukan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kemampuan berkomunikasi dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan serta budaya yang berbeda. Hal inilah yang menjadi nilai tambah utama yang membuat lulusan dan peserta dari sekolah ini memiliki keunggulan serta kepercayaan tinggi dari pihak pemberi kerja di manapun mereka ditempatkan.
Pimpinan SMK Sore Tulungagung menyampaikan bahwa tujuan utama penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di sekolah adalah memberikan bekal ilmu dan keahlian yang bermutu agar setiap siswa memiliki masa depan yang cerah, mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan negara. Keberhasilan mencatatkan lebih dari 700 peserta yang telah dikirim ke luar negeri dari jumlah total peserta daerah sebanyak 898 orang, menjadi bukti nyata bahwa pendidikan kejuruan merupakan jalur yang tepat dan efektif untuk membuka peluang kesuksesan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Gubernur Jawa Timur juga mengingatkan agar standar kualitas dan kepercayaan yang telah dibangun selama ini tetap terjaga dan ditingkatkan secara terus-menerus. Ia meminta pihak sekolah untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan tuntutan pasar kerja yang terus berkembang, serta memperluas jaringan kerjasama dengan pihak luar. Menurutnya, prestasi yang diraih saat ini harus menjadi dorongan agar sekolah dapat mencetak lebih banyak lulusan yang berkualitas, terampil, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Kegiatan pelepasan dan pemberian apresiasi ini diharapkan dapat menjadi semangat baru bagi seluruh warga SMK Sore Tulungagung untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperluas peluang kerja bagi generasi muda. Dengan demikian, kontribusi pendidikan kejuruan dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur akan semakin kuat, terukur dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat.
Pewarta : by. U
