
Kabupaten Bandung – JURNALPOLRI – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, jajaran Polsek Rancaekek terus mengintensifkan kegiatan sambang kamtibmas serta sosialisasi Maklumat Kapolda Jawa Barat tentang pencegahan premanisme dan antisipasi geng motor di wilayah hukum Polsek Rancaekek, Selasa (26/05/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cangkuang Aiptu Uus Rusmana dengan menyambangi warga binaannya di lingkungan PT Stanli RT 03 RW 09 Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Dalam kesempatan itu, petugas memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Pada kegiatan sosialisasi tersebut, warga diberikan pemahaman terkait larangan terlibat langsung maupun tidak langsung dalam aksi premanisme, termasuk tindakan intimidasi, pemalakan, pungutan liar, pengancaman, penguasaan lahan secara melawan hukum, hingga tindakan kekerasan yang meresahkan masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak terlibat maupun memberikan dukungan terhadap kelompok geng motor, balapan liar, penggunaan knalpot brong, tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau melalui layanan Call Center 110 apabila mengetahui adanya aktivitas premanisme maupun aksi geng motor di lingkungannya.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sambang dan sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas.
“Kami terus mengajak masyarakat agar menolak segala bentuk premanisme maupun aksi geng motor yang dapat meresahkan warga. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kompol Deny Sunjaya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan sambang kamtibmas ini diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif, pungkasnya.
( San )
