
Jurnalpolri.my.id- Simalungun- Sumut
SIMALUNGUN – Sat Pam Obvit Polres Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan objek vital nasional, kawasan perkebunan strategis, sektor perbankan, serta destinasi wisata unggulan di Kabupaten Simalungun. Melalui pelaksanaan pengamanan dan patroli terpadu yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) mulai pukul 08.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Saat dikonfirmasi pada Kamis, 11 Juni 2026 sekitar pukul 19.19 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa pengamanan yang dilaksanakan Sat Pam Obvit merupakan bentuk nyata pelayanan Polri dalam memberikan perlindungan terhadap objek vital nasional, kawasan strategis perekonomian, serta destinasi wisata yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan.
AKP Verry Purba mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Rencana Kerja Sat Pam Obvit Polres Simalungun Tahun Anggaran 2026, serta surat perintah yang telah diterbitkan guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Dalam pelaksanaan tugasnya, personel terbaik Sat Pam Obvit Polres Simalungun AIPDA Roland Manik turut memaparkan hasil kegiatan pengamanan yang dilaksanakan sepanjang hari. Ia menjelaskan bahwa pengamanan difokuskan pada empat sektor utama, yakni objek vital perkebunan, kawasan wisata Danau Toba, objek vital perbankan, dan destinasi wisata unggulan di wilayah Parapat.
“Pengamanan yang kami laksanakan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, wisatawan, karyawan perusahaan, serta seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan objek vital dan destinasi wisata. Kehadiran personel Polri di lapangan juga untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan gangguan kamtibmas,” ujar AIPDA Roland Manik.
Pada sektor pengamanan objek vital perkebunan, personel Sat Pam Obvit melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah areal PTPN IV Regional I yang meliputi Kebun Dusun Hulu, Kebun Bangun, Kebun Bandar Betsy, dan Kebun Silau Dunia. Selain itu, pengamanan juga dilakukan di wilayah PTPN IV Regional II yang mencakup Kebun Marjandi, Kebun Dolok Sinumbah, Kebun Padang Matinggi, dan Kebun Usaha Mayang, serta kawasan PT Inalum.
Menurut Roland, patroli difokuskan untuk mengantisipasi pencurian hasil perkebunan dan berbagai bentuk penggelapan hasil panen yang dapat merugikan perusahaan maupun masyarakat sekitar.
“Kami melaksanakan patroli secara berkesinambungan di area perkebunan dan objek vital industri guna mencegah pencurian hasil kebun serta meminimalisir potensi gangguan keamanan. Hasilnya, situasi di seluruh objek vital yang menjadi tanggung jawab pengamanan tetap aman dan terkendali,” ungkap Roland.
Selain pengamanan objek vital perkebunan, Sat Pam Obvit juga melaksanakan patroli wisata di kawasan Danau Toba. Pengamanan dilakukan di Kaldera Toba, Pesanggrahan Bung Karno, Pelabuhan Tiga Raja, Wisma Bahari, kawasan pedagang suvenir, serta sejumlah hotel di Parapat seperti Hotel Parapat View, Hotel Sapadia, Hotel Danau Toba, dan Hotel Pelangi Parapat.
Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan edukasi dan imbauan kepada wisatawan agar selalu menjaga keselamatan diri, mematuhi aturan yang berlaku di kawasan wisata, serta memperhatikan barang-barang berharga selama menikmati liburan.
“Kami mengingatkan para pengunjung untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berwisata dan tetap waspada terhadap barang berharga yang dibawa. Keselamatan dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pengamanan,” ucap Roland.
Pada sektor perbankan, sebanyak 33 personel Sat Pam Obvit ditempatkan di sejumlah bank yang telah ditentukan sesuai surat perintah. Kehadiran personel bertujuan menciptakan rasa aman bagi pegawai, nasabah, dan masyarakat yang melakukan aktivitas transaksi keuangan.
AKP Verry Purba menjelaskan bahwa pengamanan objek vital perbankan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas aktivitas ekonomi masyarakat.
“Melalui kehadiran personel di perbankan, masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman. Selain itu, personel juga memberikan edukasi kepada nasabah dan pegawai terkait kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas,” jelas AKP Verry Purba.
Sementara itu, patroli destinasi wisata juga dilakukan di sejumlah lokasi favorit wisatawan, seperti Elephant Conservation Camp, Kafe Biwa, Taman Kera Sibaganding, Pantai Bebas, Pantai Bahari, Ruang Terbuka Publik Atsari, Pesanggrahan Soekarno, Pasar Suvenir, hingga Pelabuhan Tiga Raja.
Patroli yang melibatkan 10 personel tersebut bertujuan memastikan seluruh pengunjung dapat menikmati suasana wisata dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel Polri juga mendapat respons positif dari wisatawan yang merasa lebih tenang selama berada di kawasan wisata Parapat.
Roland mengungkapkan bahwa hasil patroli menunjukkan situasi di seluruh destinasi wisata yang menjadi sasaran pengamanan berada dalam kondisi aman dan kondusif. Wisatawan dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan pengamanan hari ini berjalan dengan baik. Pengunjung merasa aman dan nyaman, aktivitas wisata berlangsung normal, serta tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol di lokasi pengamanan,” ungkap Roland.
AKP Verry Purba menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan pengamanan tersebut merupakan bukti nyata profesionalisme Sat Pam Obvit Polres Simalungun dalam menjalankan tugas perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Polres Simalungun akan terus meningkatkan kualitas pengamanan objek vital dan destinasi wisata sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan ekonomi daerah, sektor pariwisata, dan keamanan investasi. Kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutup AKP Verry Purba.
Dengan situasi yang tetap aman, tertib, dan kondusif di seluruh objek vital maupun kawasan wisata yang diamankan, Sat Pam Obvit Polres Simalungun kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi demi mendukung stabilitas keamanan serta kemajuan Kabupaten Simalungun.
(F.wijaya)
