
Bandung – JURNALPOLRI – Dalam upaya menciptakan lingkungan usaha yang aman dan kondusif, jajaran Polsek Rancaekek, Polresta Bandung terus mengintensifkan kegiatan sambang kamtibmas kepada pelaku usaha dan pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah aksi premanisme yang dapat mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) pukul 08.00 WIB oleh Bhabinkamtibmas Desa Bojongloa, Brigadir Maholi Al Sahmi, bertempat di kawasan Pasar RTC Dangdeur, RT 03 RW 03, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Dalam kesempatan tersebut, personel kepolisian berdialog dengan para pedagang serta melakukan koordinasi dengan pengurus Koperasi Desa Merah Putih guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan usaha.
Kapolresta Bandung KOMBESPOL ALDI SUBARTONO, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek KOMPOL DENY SUNJAYA, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan sambang kamtibmas merupakan bagian dari strategi Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya terhadap aktivitas ekonomi yang harus terbebas dari segala bentuk premanisme maupun intimidasi.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara kepolisian, pengurus koperasi, dan para pedagang menjadi langkah penting dalam mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan. Melalui koordinasi yang intensif, setiap permasalahan yang muncul dapat segera ditangani sehingga operasional Koperasi Desa Merah Putih tetap berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Dari hasil kegiatan tersebut, terjalin hubungan kerja sama yang semakin erat antara Polsek Rancaekek dengan pengurus Koperasi Desa Merah Putih serta para pelaku usaha dalam menjaga situasi kamtibmas. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah binaan tetap aman, kondusif, dan tidak ditemukan adanya gangguan yang menghambat operasional koperasi.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat serta pelaku usaha agar dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman. Sinergi yang kuat antara Polri, pengurus koperasi, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah premanisme serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif,” pungkas KOMPOL Deny Sunjaya.
Editor : San
