
KAB. BANDUNG – JURNALPOLRI – Jelang Musda ke XI Partai Golkar di Kabupaten Bandung bulan Agustus 2026 mendatang, mulai bermunculan kader-kader Golkar di Kabupaten Bandung yang berminat ”merebut” kursi Ketua DPD untuk menjadi nakhoda dan memimpin Golkar Kabupaten Bandung 5 tahun kedepan.
Walaupun para peminat di Kepemimpinan baru periode ini menyadari bahwa tantangan untuk membesarkan partai akan menghadapi stigma yang berat karena persaingan yang akan di hadapi adalah partai-partai yang sudah mulai mempersiapkan diri untuk berkompetisi di pemilu mendatang.
Namun bagi kader-kader Golkar militan di Kabupaten Bandung kondisi ini merupakan hal biasa di perhelatan politik yang berkembang dan bahkan menjadi motivasi untuk mempersiapkan diri dalam persaingan merebut kursi ketua partai. ( Senin 27 Juli 2026 ).
Persaingan ketat yang kompetitif yang harus di hadapi di Musda oleh para calon Ketua DPD, diantaranya Dr. H. SUGIANTO, S.Ag. M.Si. (yang di sapa Kang H. Sugih), salah satu Kader Golkar terbaik di Kabupaten Bandung, baginya bukanlah penghalang yang menggugurkan niatnya untuk maju merebut kursi ketua DPD bersaing dengan calon-calon lainnya terlebih dorongan dari Pengurus pleno DPD Golkar Kabupaten Bandung masa bhakti kepemimpinannya saat ini mendukung penuh agar dirinya maju untuk meraih kursi Ketua DPD periode mendatang.
Lalu, jika Kang H. Sugih siap bersaing di Musda kali ini, rencana apakah yang akan di rancang untuk memperkokoh Golkar Kabupaten Bandung 5 tahun ke depan guna meraih kemenangan pada Pemilu mendatang…?
Menurut Kang H. Sugih, jika dia terpilih kembali pada musda XI kali ini, akan di jadikan momentum memperkuat konsolidasi internal sekaligus mendorong regenerasi kader MUDA, kader PEREMPUAN untuk meningkatkan elektabilitas Partai Golkar di Kabupaten Bandung guna mendorong peningkatan raihan kursi di legislatif yang kemudian menjadi modal untuk menyusul menghadapi PILKADA mendatang di Kabupaten Bandung.
Kang H. Sugih mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan bila dia terpilih kembali menjadi Ketua DPD maka usai ditetapkan sebagai Ketua adalah mengkonsolidasikan seluruh elemen partai sebagai program prioritas.
Menurutnya, soliditas kader menjadi pondasi utama untuk memperkuat organisasi sekaligus menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Ketika di hubungi melalui telephon Kang Sugih mengatakan bahwa ;
“Yang jelas program Golkar di Kabupaten Bandung akan kita kawal ke depan pertama adalah konsolidasi semua seluruh kader. Kita gerakkan semua seluruh kader Golkar yang ada di di Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Selain memperkuat konsolidasi, Kang H. Sugih menilai regenerasi kader menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda, begitupun kader potensial perempuan yang telah di payungi undang-undang dengan kuota 30% akan ia dorong sebagai sumber daya potensial, Ia ingin mengubah pandangan bahwa Partai Golkar hanya identik dengan kalangan usia tua dengan membuka ruang lebih luas bagi generasi milenial dan Gen Z yang didukung kader perempuan.
“Karena kan ke depan pasti jumlah pemilih lebih banyak yang muda-muda, 65 persen pemilih muda. Nah, bagaimana kita harus bisa juga mencari kader kader muda di Kabupaten Bandung ini untuk bergabung dan berjuang bahu membahu untuk membesarkan partai” lanjutnya.
Selain itu, Regenerasi kader tersebut juga menjadi bagian dari strategi Partai Golkar untuk meningkatkan perolehan kursi di DPRD di Kabupaten Kabupaten Bandung yang Saat ini memiliki sembilan kursi, dan pada pemilu mendatang pihaknya menargetkan penambahan menjadi minimal 12 kursi.
“Posisi sekarang kan kursi di DPRD di Kabupaten Bandung kan ada sembilan ya. Saya punya target dua kursi di Dapil gemuk dan bisa satu kursi di dapil kurus berarti target kita minimal bisa 12 kan,” tegas mantan Ketua DPRD Kabupaten Bandung tersebut.
Kang H Sugih optimistis target tersebut dapat dicapai. Terlebih, meningkatnya popularitas Ketua Umum Partai Golkar yang menjabat sebagai Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia, turut memberikan dampak positif terhadap elektabilitas partai di tengah masyarakat.
Di sisi lain, bila ia terpilih, Kang H Sugih mengajak seluruh kader untuk mengakhiri jika ada berbagai dinamika yang muncul selama proses Musda. Ia berharap seluruh pengurus dan kader kembali bersatu demi membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Bandung.
“Saya harap mari kita bersama-sama laksanakan Musda ini secara sehat, saling menghargai sesama kader, menjunjung tinggi soliditas dan menjadikan bobot Musda ini yang elegan, perbedaan itu adalah hal buasa tapi persatuan adalah kewajiban Kita bersama-sama untuk membawa Partai Golkar di Kabupaten Bandung meraih kemenangan di pemilu mendatang, dan saya berharap prises Musda ke XI kali ini dilakukan sesuai mekanisme organisasi dan memiliki dasar hukum yang sah” tukasnya.
Kemudian Kang Sugih berharap kepengurusan baru kedepan bisa segera bergerak melakukan konsolidasi organisasi, baik dari sisi personel, program, maupun penyempurnaan struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan Desa.
Ia juga mengajak seluruh kader mengedepankan semangat persaudaraan dan meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses Musda.
Menurut Kang H Sugih, Golkar merupakan rumah bersama yang harus dibangun secara kolektif oleh seluruh kader.
“Bahwa kita adalah satu, kita adalah keluarga besar partai. Golkar ini rumah kita, ayo kita bangun bareng-bareng. Agar rumah kita indah, rumah kita sejuk, rumah kita nyaman untuk ditinggali dan bisa menarik orang lain untuk berdiam, berdomisili, membersamai di rumah Partai Golkar,” ucapnya mengakhiri perbincangan.
Sumber : H. Hidayat.
Editor : San
