
JURNAL POLRI.MY.ID.CIREBON. – Sebuah insiden tak biasa menggemparkan pengguna jalan di jalur Pantura, Kabupaten Cirebon, pada dini hari Selasa (28/7/2026). Sebuah truk yang berniat menepi justru berakhir dengan pemandangan dramatis: tertimpa pohon raksasa yang tumbang setelah bagian atas kendaraan tersangkut dahan.
Peristiwa ini terjadi tepat di depan SMKN 1 Mundu, sekitar pukul 03.00 WIB. Dampaknya cukup signifikan, arus lalu lintas arah Jawa Tengah sempat lumpuh total selama proses evakuasi berlangsung.
Kronologi: Dari Lajur Kiri Menuju Bencana
Berdasarkan penuturan Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, Ipda Johan, kecelakaan bermula ketika pengemudi truk bernomor polisi D 9817 AE, yang hanya disebut inisial S, berusaha mengambil lajur kiri untuk berhenti.
Namun, niat baik untuk menepi berubah menjadi petaka. Bagian atas bak truk ternyata terlalu tinggi dan tersangkut pada dahan pohon besar di pinggir jalan.
“Pengakuan dari pengemudi, saat kendaraan mengambil lajur kiri, bagian atas truk tersangkut dahan. Kendaraan kemudian terus bergerak sedikit ke depan,” ujar Johan di lokasi kejadian.
Gerakan maju truk itu ternyata menjadi pemicu utama. Dahan yang tersangkut menarik batang pohon dengan kuat hingga akar-akarnya terangkat dari tanah. Pohon pun kehilangan keseimbangan dan akhirnya roboh menimpa truk yang berada di bawahnya.
Dugaan Kelalaian dan Faktor Alam
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden tunggal tersebut. Namun, dugaan awal mengarah pada kombinasi faktor manusia dan alam.
Ipda Johan menyebutkan adanya unsur kelalaian dari sisi pengemudi dalam memperhitungkan tinggi kendaraan dengan kondisi jalan. Selain itu, kondisi pohon yang diduga sudah lapuk serta cuaca ekstrem di wilayah Cirebon beberapa hari terakhir juga turut memperparah situasi.
“Faktor cuaca juga memungkinkan berpengaruh. Angin bertiup cukup kencang dalam beberapa hari terakhir, dan pohonnya mungkin memang sudah dalam kondisi tidak stabil,” tambah Johan.
Saat ini, petugas kepolisian masih berjaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas yang mulai pulih pasca-evakuasi. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama bagi pengemudi kendaraan besar, saat melintasi jalur Pantura yang kerap diapit pepohonan rindang namun berpotensi rapuh.
Sugi MJP
