
JURNALPOLRI.MY.ID.CIREBON.KABUPATEN CIREBON – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cirebon terus berupaya meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara di jalan raya. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan penggunaan alat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) genggam atau handheld dalam setiap kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas.hari Senin tgl,3/8/2026.
Kegiatan ini digelar secara rutin di berbagai titik rawan pelanggaran dan padat arus lalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Cirebon. Penggunaan ETLE Handheld dinilai lebih efektif, fleksibel, dan dapat menjangkau lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit diawasi dengan alat statis.
Kasat Lantas AKP, Yudah Satyo Raharjo, Polresta Cirebon menjelaskan bahwa penerapan teknologi ini bertujuan untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas (Kondisi Aman, Selamat, Tertib, dan Lancar Lalu Lintas). Selain itu, sistem ini juga membuat proses penindakan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari pungli, karena bukti pelanggaran terekam secara digital dan langsung terkirim ke sistem pusat.
“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk keselamatan semua pihak. Dengan ETLE Handheld, kami bisa mengawasi dan menindak pelanggaran secara cepat di mana saja, sehingga masyarakat semakin tertib,” ujarnya.
Jenis pelanggaran yang sering dideteksi antara lain tidak menggunakan helm standar SNI, melawan arus, tidak membawa surat kendaraan, menggunakan ponsel saat menyetir, hingga pelanggaran batas kecepatan.
Diharapkan dengan adanya penindakan yang konsisten ini, tingkat kecelakaan lalu lintas dapat menurun dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi peraturan demi keselamatan bersama di jalan raya.(Wawan G).
