
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Suasana kemeriahan menyambut dua momentum bersejarah, yakni Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan, kian terasa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan tengah melakukan evaluasi akhir guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan optimal, tidak hanya sebagai seremonial, tetapi juga sebagai wadah edukasi dan pelestarian budaya daerah.
Evaluasi strategis digelar di Ruang Rapat Sang Adipati, Gedung Setda Kuningan, pada Kamis (13/8/2026). Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Panitia Hari Jadi ke-528 Kuningan ini menjadi titik temu koordinasi lintas sektor.
Lebih dari Sekadar Seremonial
U. Kusmana menekankan bahwa perayaan tahun ini dikemas dengan konsep “gebyar, meriah, menghibur, namun tetap edukatif”. Ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kuningan untuk terlibat aktif, sehingga nilai-nilai budaya lokal dapat semakin mengakar.
“Peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dan kemeriahannya. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari ASN hingga warga desa sangat kami harapkan,” ungkap U. Kusmana.
Untuk mendukung hal tersebut, seluruh perangkat daerah diinstruksikan untuk hadir dalam setiap agenda penting. Kehadiran mereka dinilai krusial untuk memperkuat koordinasi dan memastikan eksekusi lapangan berjalan sesuai tanggung jawab masing-masing instansi.
Libatkan Desa hingga Live Streaming Sidang Paripurna
Salah satu terobosan dalam perayaan kali ini adalah upaya mendekatkan momen sakral kepada masyarakat di tingkat akar rumput. U. Kusmana mendorong aparatur desa untuk memfasilitasi warganya menyaksikan live streaming Sidang Paripurna Hari Jadi Kuningan maupun pidato kenegaraan Presiden RI melalui balai-balai desa.
“Hal ini bertujuan agar rasa memiliki terhadap daerah dan negara semakin tumbuh, dimulai dari lingkungan terdekat,” tambahnya.
Rangkaian Agenda Puncak Agustus hingga September
Masyarakat Kuningan dimanjakan dengan sederet agenda padat mulai pertengahan Agustus hingga September 2026.
Untuk peringatan HUT ke-81 RI, fokus utama akan berlangsung pada 14–17 Agustus 2026. Agenda meliputi penyampaian pidato Presiden, pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Taptu, Apel Kehormatan dan Renungan Suci, upacara pemberian remisi bagi narapidana, hingga puncak acara Detik-Detik Proklamasi dan upacara penurunan bendera.
Sementara itu, perayaan Hari Jadi ke-528 Kuningan menawarkan variasi kegiatan yang lebih panjang dan beragam, antara lain:
- Kompetisi olahraga bergengsi seperti Bupati Cup dan Melesat Run 5K.
- Acara religi dan budaya seperti Gema SAUMIMA, Maulid Nabi, Haul Syekh Maulana Akbar, serta ziarah makam.
- Kegiatan sosial seperti khitan massal.
- Atraksi budaya unik seperti Seba Sapton, Babarit, dan Ciremai Coffee Culture.
- Program dekat rakyat melalui Bupati Saba Lembur.
Puncak perayaan Hari Jadi Kuningan akan ditutup dengan Karnaval Budaya yang dijadwalkan pada Minggu pagi, 13 September 2026. Karnaval ini diharapkan menjadi panggung apresiasi bagi kekayaan seni Kuningan sekaligus hiburan rakyat yang menyegarkan.
Kunci Sukses: Kolaborasi Lintas Sektor
Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri oleh unsur TNI-Polri, Sekretariat DPRD, organisasi olahraga, Dewan Kebudayaan, Persatuan Dharma Wanita (PDAU), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
U. Kusmana menutup rapat dengan menegaskan bahwa kunci keberhasilan acara ini terletak pada sinergi. “Kesiapan teknis, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan masyarakat adalah tiga pilar utama. Dengan bekerja bersama, kita yakin HUT RI dan Hari Jadi Kuningan akan berlangsung sukses, meriah, dan bermakna,” pungkasnya.
(Sugi MJP)

