POSO – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Poso menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada mahasiswa baru Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso. Kegiatan yang bertajuk “Strategi Pencegahan Intoleransi, Paham Radikal bagi Generasi Muda dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba” ini berlangsung di Ruang Kelas Ekonomi Kampus Unsimar Poso pada Kamis (20/8/2026).
Bertindak sebagai narasumber utama adalah Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Poso, IPTU Kadriawan, S.Pd., M.H. Dalam materinya, IPTU Kadriawan mengupas tuntas dua ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda, yaitu penyebaran paham intoleran, radikalisme, ekstremisme, terorisme, serta peredaran gelap narkotika.
Para mahasiswa diajak untuk lebih kritis dalam menerima informasi, terutama dari media sosial, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Selain itu, dijelaskan pula sanksi hukum tegas bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, di mana para mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan terkait cara mengenali ciri-ciri radikalisme dan langkah pencegahan kecanduan narkoba.
Kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, menunjukkan tingginya kesadaran mahasiswa Unsimar terhadap pentingnya menjaga stabilitas kampus dan lingkungan masyarakat dari pengaruh negatif.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Poso, AKP Rianto Hilian, menegaskan bahwa pencegahan sejak dini melalui pendidikan adalah kunci utama dalam memerangi radikalisme dan narkoba.
“Mahasiswa adalah agen perubahan dan garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin membentengi mereka dengan pemahaman yang benar tentang bahaya paham radikal dan narkoba. Jika generasi muda kita kuat secara ideologi dan mental, maka upaya pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas nasional akan sulit masuk,” ujar AKP Rianto Hilian.
Lebih lanjut, AKP Rianto mengajak seluruh elemen kampus untuk bersinergi dengan kepolisian.
“Kami berharap materi yang disampaikan oleh Kasat Resnarkoba dapat menjadi bekal bagi mahasiswa baru Unsimar dalam menjalani kehidupan kampus. Mari kita jadikan kampus sebagai zona bebas dari radikalisme dan narkoba. Polres Poso siap berkolaborasi dengan pihak universitas untuk terus melakukan pengawasan dan edukasi guna menciptakan lingkungan akademik yang sehat, toleran, dan produktif,” pungkasnya.

