
JURNAL POLRI.MY.ID.INDRAMAYU.– Kualitas pendidikan adalah investasi terbesar bagi masa depan daerah. Menyadari hal itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Lucky Hakim, S.H., M.M. dan Wakil Bupati H. Syaefudin, A.Md., menunjukkan komitmennya yang tak tergoyahkan melalui terobosan besar di sektor pendidikan. Dalam periode Januari hingga Juli 2026 saja, ratusan sekolah di seluruh penjuru Indramayu telah mengalami transformasi fisik yang signifikan.
Sebanyak 322 satuan pendidikan, mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), telah menerima program revitalisasi, rehabilitasi, maupun pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Langkah strategis ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi ribuan siswa di Kabupaten Indramayu.
Lebih dari Sekadar Bangunan: Kenyamanan Belajar adalah Prioritas
Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur bukan hanya soal estetika bangunan, melainkan tentang memberikan rasa hormat dan kenyamanan bagi peserta didik. “Anak-anak kita berhak mendapatkan ruang belajar yang layak. Dengan kelas yang bersih, terang, dan representatif, motivasi belajar mereka akan meningkat,” ujarnya.
Dukungan tidak berhenti pada perbaikan gedung. Untuk memastikan setiap siswa dapat belajar dengan fokus, Pemkab Indramayu juga menggelontorkan bantuan meubelair secara masif. Tercatat, sebanyak 2.254 set meubelair untuk SD dan 1.856 set meubelair untuk SMP telah didistribusikan ke berbagai sekolah. Kursi dan meja baru yang ergonomis ini diharapkan mengurangi kelelahan fisik siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Transformasi ini dirasakan langsung oleh para guru dan orang tua siswa. Kepala Sekolah SDN setempat mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah. “Sebelumnya, beberapa ruang kelas membutuhkan perbaikan serius. Kini, dengan adanya RKB dan meubelair baru, anak-anak tampak lebih semangat datang ke sekolah. Ini adalah kado terbaik bagi dunia pendidikan Indramayu,” ungkapnya.
Capaian ini merupakan bagian integral dari visi Indramayu REANG (Religius, Edukatif, Aman, Nyaman, dan Gemilang). Dengan menempatkan pilar “Edukatif” sebagai prioritas, Bupati Lucky dan Wabup Syaefudin membuktikan bahwa pembangunan sumber daya manusia adalah kunci utama kemajuan daerah.
Di tengah tantangan anggaran dan dinamika pembangunan, konsistensi Pemkab Indramayu dalam mengalokasikan sumber daya untuk pendidikan menjadi bukti nyata kepemimpinan yang berpihak pada rakyat. Semoga langkah mulia ini terus berlanjut, mencetak generasi emas Indramayu yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat global.
(Sugi MJP)

