
Bandung – JURNALPOLRI – Kesigapan jajaran Polsek Rancaekek Polresta Bandung kembali ditunjukkan dalam merespons laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110. Petugas bergerak cepat menindaklanjuti informasi terkait dugaan aksi premanisme yang disertai ancaman menggunakan senjata tajam di wilayah Kecamatan Rancaekek, Minggu malam (30/8/2026).
Laporan tersebut diterima sekitar pukul 23.50 WIB melalui Call Center 110 Polresta Bandung. Informasi yang masuk menyebutkan adanya seorang pria yang diduga melakukan tindakan pemaksaan terhadap sebuah usaha distributor ayam dengan membawa senjata tajam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Rancaekek di bawah kendali Bawas Polsek segera melakukan pengecekan dan mendatangi lokasi kejadian di kawasan Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung guna memastikan situasi serta menggali informasi dari pihak yang berada di lokasi.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas di lapangan, seorang pria diduga datang ke lokasi usaha pemotongan ayam sambil membawa senjata tajam jenis golok dan meminta ayam kepada pekerja. Setelah permintaannya dipenuhi, yang bersangkutan kemudian meninggalkan lokasi sambil melontarkan ancaman kepada pekerja.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, S.H., M.H. menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional guna menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada warga.
“Setiap informasi yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian kami. Personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan, mengumpulkan keterangan, dan mengambil langkah-langkah kepolisian yang diperlukan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Deny Sunjaya.
Selain melakukan pengecekan di lokasi kejadian, petugas juga melakukan upaya pencarian terhadap terduga pelaku dengan mendatangi alamat yang diperoleh dari keterangan warga. Namun hingga saat pengecekan dilakukan, yang bersangkutan belum ditemukan di lokasi yang didatangi petugas.
Editor : San

