
Cileunyi — Aktivitas masyarakat di kawasan Jalan Raya Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, mulai meningkat sejak pagi. Arus kendaraan yang melintas beriringan dengan aktivitas pelajar menuju sekolah membuat kawasan tersebut perlu mendapat perhatian, khususnya pada jam masuk sekolah.
Untuk memastikan aktivitas pagi berjalan aman dan tertib, Personel Unit Lantas Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, Aiptu Awal Candra, hadir melakukan pengaturan lalu lintas di depan Sekolah Mekar Arum, Jalan Raya Cinunuk, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Senin (31/8/2026)
Selain mengatur arus kendaraan, Aiptu Awal Candra juga membantu para pelajar yang hendak menyeberangi jalan.
Kehadiran polisi di lokasi menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya memberikan rasa aman kepada para pelajar yang memulai aktivitas belajar pada pagi hari.
Jam masuk sekolah menjadi salah satu waktu yang cukup ramai di sejumlah ruas jalan.
Kendaraan orang tua yang mengantar anak, angkutan umum, sepeda motor, hingga kendaraan lainnya bercampur dengan aktivitas masyarakat yang melintas menuju tempat kerja.
Situasi tersebut membuat pelajar yang harus menyeberang jalan perlu mendapatkan perhatian.
Terlebih, Jalan Raya Cinunuk merupakan jalur yang dilalui berbagai jenis kendaraan dengan mobilitas cukup tinggi.
Melihat kondisi tersebut, personel Unit Lantas Polsek Cileunyi melakukan pengaturan secara langsung.
Aiptu Awal Candra berdiri di lokasi untuk membantu mengarahkan arus kendaraan sekaligus memastikan pelajar dapat menyeberang dengan lebih aman.
Salah satu bentuk pelayanan yang dilakukan adalah membantu pelajar ketika akan menyeberangi jalan.
Petugas memastikan kondisi arus kendaraan memungkinkan sebelum pelajar diarahkan untuk menyeberang.
Langkah sederhana tersebut memberikan rasa aman, terutama bagi pelajar yang masih membutuhkan pendampingan ketika melintasi jalan dengan arus kendaraan yang cukup ramai.
Kehadiran polisi juga membuat para pengguna jalan lebih memperhatikan kondisi sekitar.
Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan sekolah.
Hal tersebut penting karena aktivitas anak-anak dan pelajar di sekitar sekolah cenderung meningkat pada waktu tertentu.
Keselamatan pelajar menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan pengaturan lalu lintas.
Anak-anak yang hendak berangkat maupun pulang sekolah merupakan kelompok pengguna jalan yang perlu mendapatkan perlindungan dan perhatian bersama.
Karena itu, pengendara diminta tidak hanya fokus terhadap kendaraan di depannya, tetapi juga memperhatikan pejalan kaki yang berada di sekitar badan jalan.
Khusus kawasan sekolah, pengendara diharapkan lebih berhati-hati serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Kewaspadaan sederhana dapat mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.
Pengaturan lalu lintas yang dilakukan polisi bukan semata-mata untuk mengarahkan kendaraan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk komunikasi langsung dengan masyarakat.
Pengendara yang melintas diarahkan agar tetap tertib, sementara pelajar mendapatkan bantuan ketika hendak menyeberang.
Dengan pola pelayanan seperti ini, kehadiran polisi diharapkan tidak hanya dirasakan ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
Keberadaan sekolah yang berada di tepi jalan utama membuat aktivitas keluar-masuk kendaraan dan pejalan kaki perlu diperhatikan.
Pada pagi hari, peningkatan aktivitas tersebut dapat menyebabkan perlambatan arus apabila tidak dikelola dengan baik.
Karena itu, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk menjaga pergerakan kendaraan tetap tertib.
Petugas juga memantau situasi di sekitar sekolah agar apabila terjadi peningkatan kepadatan dapat segera dilakukan penyesuaian pengaturan.
Langkah preventif seperti ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penumpukan kendaraan sekaligus menjaga keselamatan para pelajar.
Upaya menjaga keselamatan pelajar tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri. Orang tua, pihak sekolah, dan pengguna jalan juga memiliki peran yang sama pentingnya.
Orang tua yang mengantar anak diharapkan tidak berhenti atau memarkir kendaraan sembarangan di badan jalan karena dapat menghambat arus lalu lintas.
Sementara pengendara lainnya diimbau untuk tetap bersabar dan memberikan ruang kepada pelajar ketika hendak menyeberang.
Sikap saling menghormati sesama pengguna jalan menjadi bagian penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman.
Selain melakukan pengaturan, kehadiran personel lalu lintas di sekitar sekolah juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
Pelajar dapat belajar bahwa menyeberang jalan harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas dan menggunakan tempat yang aman.
Pengendara juga diingatkan bahwa kawasan sekolah membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi.
Budaya tertib lalu lintas perlu dibangun sejak dini agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, kegiatan pengaturan pagi bukan hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas saat itu, tetapi juga membantu membangun kesadaran masyarakat dalam jangka panjang.
Kegiatan yang dilakukan Aiptu Awal Candra merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Polisi hadir bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga membantu masyarakat menjalankan aktivitas dengan aman.
Khusus di lingkungan sekolah, kehadiran petugas diharapkan memberikan rasa nyaman kepada pelajar, guru, orang tua, maupun pengguna jalan lainnya.
Pelayanan sederhana seperti membantu pelajar menyeberang dapat memberikan dampak yang cukup besar bagi rasa aman masyarakat.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R., melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas di sekitar sekolah merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Kapolsek Cileunyi mengatakan, kehadiran personel di lokasi sekolah menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus menjaga keselamatan pelajar.
“Pada jam masuk sekolah, aktivitas masyarakat dan volume kendaraan biasanya meningkat. Karena itu, personel kami hadir untuk melakukan pengaturan sekaligus membantu pelajar yang akan menyeberang jalan,” ujar Kapolsek Cileunyi.
Menurutnya, keselamatan anak-anak harus menjadi perhatian seluruh pengguna jalan.
“Kami mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati ketika melintas di kawasan sekolah. Kurangi kecepatan, tingkatkan kewaspadaan, dan berikan kesempatan kepada pelajar maupun pejalan kaki untuk menyeberang dengan aman,” katanya.
Kapolsek juga mengajak orang tua dan pihak sekolah ikut membantu menciptakan situasi lalu lintas yang tertib.
“Keamanan dan keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Orang tua, pihak sekolah, pengendara, dan masyarakat harus saling mendukung agar anak-anak kita dapat berangkat dan pulang sekolah dengan aman,” tuturnya.
Ia menambahkan, Polsek Cileunyi akan terus melakukan kegiatan pengaturan di sejumlah titik yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
“Kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk pelayanan. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir untuk memberikan rasa aman, membantu kelancaran aktivitas, dan mencegah berbagai potensi gangguan sejak dini,” pungkasnya.
Apa yang dilakukan Aiptu Awal Candra mungkin terlihat sederhana.
Namun, membantu seorang pelajar menyeberang jalan merupakan bentuk kepedulian yang secara langsung dapat dirasakan masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan tersebut mengingatkan bahwa keselamatan di jalan membutuhkan perhatian semua pihak.
Pengendara harus disiplin, orang tua harus memperhatikan keselamatan anak, pihak sekolah perlu ikut mengedukasi pelajar, dan masyarakat harus saling menghormati.
Jika semua unsur memiliki kepedulian yang sama, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang lebih aman bagi anak-anak. Wujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Nyaman
Jalan Raya Cinunuk menjadi salah satu jalur dengan aktivitas masyarakat yang cukup dinamis.
Kehadiran personel Unit Lantas Polsek Cileunyi di depan Sekolah Mekar Arum menjadi bagian dari upaya menjaga agar aktivitas pagi tetap berjalan lancar.
Pengaturan kendaraan dan bantuan kepada pelajar yang menyeberang diharapkan dapat meminimalisir potensi kecelakaan maupun gangguan lalu lintas.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk pelayanan Polri yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan yang humanis, polisi tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga membangun komunikasi dan kesadaran bersama mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Ke depan, sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
Sebab, menciptakan perjalanan yang aman bagi pelajar bukan hanya tentang mengatur kendaraan, melainkan memastikan setiap anak dapat tiba di sekolah dan kembali ke rumah dengan selamat.
“Melalui kehadiran personel di lapangan, Polsek Cileunyi terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi lalu lintas tetap aman, tertib, lancar, dan kondusif.” Pungkas Kapolsek Cileunyi.

