PASIS DIKREG LXVIII SESKOAD GELAR PENYULUHAN KARHUTLA DI KORAMIL 411-10/SEPUTIH MATARAM

LamTengLampung;JURNALPORI.MY.ID
Dalam upaya memperkuat langkah preventif penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Pasis Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad menggelar kegiatan Penyuluhan Bencana Karhutla bertempat di Makoramil 411-10/Seputih Mataram, Kampung Qurnia Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (02/09/2026).
Kegiatan edukasi dan penggalangan komitmen lingkungan yang dimulai sejak pukul 09.10 WIB ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai mitigasi Karhutla kepada jajaran Forkopimcam, aparatur kampung, instansi kesehatan, pertanian, serta tokoh masyarakat di wilayah Seputih Mataram dan Bandar Mataram.
Rombongan Tim Penyuluh Pasis Dikreg LXVIII Seskoad yang hadir terdiri dari Mayor Cku Arsenius Fransiskus Martua Sirait, S.I.P., Mayor Ckm Lutfi Hajri, A.Md.Rad., M.Tr.ID., Mayor Chk Dimmas Yudhit Rachmanto, S.T.Han., serta Mayor Cke Achmad Falani, S.Kom.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danramil 411-10/Seputih Mataram yang diwakili Kapten Inf Yatiman, Kapolsek Seputih Mataram AKP Junaidi, S.H., M.H., Camat Seputih Mataram Fran Doromes Alida, S.E., Camat Bandar Mataram yang diwakili Bapak Herisantoso, Kepala Puskesmas Seputih Mataram Ibu Marsinah, Kepala Puskesmas Jati Datar Ibu M. Prihatiningsih, S.ST., Kepala Puskesmas Sriwijaya dr. Gaby, Kepala BPP Seputih Mataram Bapak Enggalih Melatri, S.P., Kepala BPP Bandar Mataram, Kepala UPT Pengairan Seputih Mataram, para Kepala Kampung se-Kecamatan Seputih Mataram dan Bandar Mataram, Kasat Pol PP Seputih Mataram Bapak Samirin, serta jajaran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan personel gabungan Koramil serta Polsek Seputih Mataram.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pengumandangan Lagu Bangsa Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan Danramil 411-10/Seputih Mataram, sambutan perwakilan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, sambutan Camat Seputih Mataram, pemaparan materi teknis Karhutla, sesi tanya-jawab, penyampaian komitmen bersama, doa, foto bersama, serta penutup.
Dalam sambutannya mewakili tim, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad menekankan bahwa kelestarian alam merupakan anugerah Tuhan yang wajib dijaga bersama agar tidak berbalik menjadi ancaman bencana bagi kehidupan manusia.
“Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman yang sangat serius bagi kelestarian lingkungan, terutama di wilayah Lampung Tengah. Dampaknya dapat merusak ekosistem, memicu perubahan iklim, menurunkan kualitas udara, hingga mengancam keselamatan jiwa masyarakat yang bermukim di sekitar area rawan,” papar perwakilan Pasis Seskoad.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa sebagian besar Karhutla dipicu oleh faktor kelalaian manusia saat membuka lahan pertanian serta kondisi cuaca kemarau yang memicu kekeringan vegetasi.
“Oleh karena itu, mari kita bersama-sama memberikan edukasi kepada warga untuk tidak sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar. Tingkatkan kewaspadaan terhadap sumber api, dukung petugas pemadam di lapangan, dan segera laporkan setiap temuan titik api kepada aparat Babinsa maupun Kepolisian terdekat agar dapat ditangani secara cepat sebelum meluas,” tegasnya.
Di akhir sesi penyuluhan, seluruh peserta kegiatan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, para Kepala Kampung, dan tokoh masyarakat mengikrarkan komitmen bersama untuk mewujudkan wilayah Kecamatan Seputih Mataram dan Bandar Mataram yang bebas dari ancaman Karhutla.
Seluruh rangkaian kegiatan Penyuluhan Bencana Karhutla oleh Tim Pasis Dikreg LXVIII Seskoad di Koramil 411-10/Seputih Mataram selesai pada pukul 11.35 WIB dalam keadaan tertib, lancar, dan aman. (DL/MJP tim)

