
RANCAEKEK – JURNALPOLRI – Polsek Rancaekek Polresta Bandung mengedepankan pendekatan problem solving dalam menyelesaikan perselisihan yang terjadi setelah kegiatan Karnaval Kemerdekaan di Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Bhabinkamtibmas Desa Cangkuang Aiptu Uus Rusmana memfasilitasi kegiatan mediasi yang mempertemukan perwakilan keluarga warga yang menjadi korban dengan perwakilan peserta karnaval serta panitia kegiatan. Mediasi tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Cangkuang, Rabu (19/8/2026), mulai pukul 12.30 hingga 14.00 WIB.
Perselisihan bermula dari keributan yang terjadi saat pelaksanaan Karnaval Kemerdekaan pada Senin (17/8/2026). Dalam kejadian tersebut, seorang warga mengalami luka setelah terlibat keributan dengan peserta karnaval. Korban kemudian mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans yang disediakan panitia.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas bersama para pihak kemudian melakukan komunikasi dan musyawarah untuk mencari penyelesaian yang dapat diterima bersama. Dalam proses mediasi, seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan mengedepankan perdamaian.

Kapolresta Bandung KOMBESPOL Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek KOMPOL Deny Sunjaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga menjadi jembatan dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan secara damai.
“Polri hadir untuk membantu masyarakat mencari solusi terbaik. Kami mengedepankan komunikasi, musyawarah dan penyelesaian secara kekeluargaan selama para pihak sepakat dan proses tersebut dilakukan tanpa paksaan,” ujar KOMPOL Deny Sunjaya.
Dalam hasil mediasi, pihak keluarga menyatakan telah memaafkan pihak peserta karnaval dan sepakat tidak membuat laporan polisi terkait permasalahan tersebut. Sebaliknya, panitia juga menyatakan telah memaafkan pihak yang sebelumnya terlibat dalam keributan.
Para pihak juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta tidak memperpanjang permasalahan yang telah diselesaikan melalui musyawarah.
Kapolsek Rancaekek menambahkan, penyelesaian secara kekeluargaan diharapkan menjadi pembelajaran bersama agar setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan perayaan kemerdekaan, dapat berlangsung dengan tertib dan mengedepankan sikap saling menghormati.
“Kami mengajak seluruh masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Jangan mudah terpancing emosi, karena keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Kegiatan mediasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak mana pun. Polsek Rancaekek akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan dan pembinaan masyarakat, pungkasnya.
Editor : San

