
JURNAL POLRI.MY.ID.CIREBON.SUMBER 04 September 2027 – Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pencari keadilan, Tim Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Negeri (PN) Sumber menggelar sesi briefing atau pengarahan rutin yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, di Ruang PTSP PN Sumber, dengan dipimpin langsung oleh Bapak Eka Harnoko, S.Sos.
- briefing* ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan momen strategis untuk menyelaraskan visi dan misi seluruh petugas dalam memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat yang datang mengurus perkara. Di tengah tuntutan masyarakat akan transparansi dan kecepatan layanan peradilan, kehadiran PTSP sebagai garda terdepan menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, evaluasi dan penyegaran motivasi secara berkala dianggap sebagai langkah wajib untuk menjaga standar kinerja tetap optimal.
Menanamkan Budaya Hospitality Melalui 5S
Salah satu poin utama yang ditekankan oleh Bapak Eka Harnoko dalam arahannya adalah pentingnya menjunjung tinggi nilai hospitality atau keramahan dalam setiap interaksi dengan pengunjung. Beliau mengingatkan bahwa kesan pertama masyarakat terhadap institusi pengadilan sering kali ditentukan oleh bagaimana mereka disambut di ruang PTSP.
Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh petugas diwajibkan untuk konsisten menerapkan prinsip 5S, yaitu:
- Senyum: Menampilkan wajah ramah untuk menenangkan ketegangan para pencari keadilan.
- Salam: Memberikan ucapan selamat datang yang tulus.
- Sapa: Menyapa pengunjung secara aktif dan proaktif.
- Sopan: Menggunakan bahasa tubuh dan tutur kata yang menghargai.
- Santun: Bersikap lembut dan sabar dalam melayani berbagai karakter masyarakat.
“Pelayanan bukan hanya soal cepat selesai, tetapi juga soal bagaimana perasaan masyarakat saat dilayani. Dengan 5S, kita membangun jembatan kepercayaan antara pengadilan dan masyarakat,” ujar Eka Harnoko dalam sambutannya.
Evaluasi Mendalam Antar Bagian
Selain aspek perilaku, briefing ini juga diisi dengan sesi evaluasi teknis yang komprehensif. Para petugas dari berbagai bagian, termasuk Bidang Pidana, Perdata, Hukum, serta Umum dan Keuangan, secara bergiliran menyampaikan laporan kinerja masing-masing.

Forum ini menjadi wadah terbuka bagi petugas untuk melakukan sharing mengenai kendala dan hambatan yang dihadapi di lapangan selama periode sebelumnya. Diskusi dua arah ini memungkinkan tim manajemen untuk segera menemukan solusi atas bottleneck (kemacetan) proses administrasi, sehingga alur pelayanan dari pendaftaran hingga penyelesaian berkas dapat berjalan lebih efisien.
Kepala PTSP menekankan bahwa kolaborasi antar-bidang sangat diperlukan. Seringkali, keterlambatan dalam satu bagian dapat berdampak domino pada bagian lainnya. Oleh karena itu, sinkronisasi data dan komunikasi yang lancar antar-divisi menjadi kunci utama kelancaran operasional PTSP.
Disiplin SOP dan Kebersihan sebagai Wajah Institusi
Tidak kalah pentingnya, Bapak Eka Harnoko juga menegaskan kembali kewajiban seluruh petugas untuk bekerja strictly sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Kepatuhan terhadap SOP dinilai sebagai benteng pertahanan terhadap potensi penyimpangan dan kesalahan prosedur yang dapat merugikan masyarakat.
Selain aspek administratif, aspek fisik lingkungan kerja juga menjadi sorotan. Petugas diinstruksikan untuk senantiasa menjaga kebersihan kantor, khususnya di area Ruang PTSP. Lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman dipercaya dapat memberikan efek psikologis positif bagi para pengunjung, mengurangi stres, dan menciptakan suasana kondusif selama proses pelayanan berlangsung.
Komitmen Menuju Pelayanan Prima
Melalui briefing ini, PN Sumber kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi instansi yang tidak hanya adil secara hukum, tetapi juga humanis dalam pelayanan. Dengan menggabungkan disiplin SOP, keramahan 5S, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan, PN Sumber optimis dapat terus mempertahankan predikat sebagai penyedia layanan prima bagi masyarakat Kabupaten Cirebon dan sekitarnya.
Diharapkan, dengan semangat baru pasca-briefing ini, seluruh petugas PTSP dapat kembali menyapa masyarakat dengan energi positif, memastikan bahwa setiap orang yang keluar dari gedung pengadilan merasa puas, dihargai, dan mendapatkan keadilan dengan cara yang bermartabat.
Wawan G

