
RANCAEKEK – JURNALPOLRI – Komitmen Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Apel Operasi Pemberantasan Premanisme Tahun 2026 yang digelar di halaman Mapolsek Rancaekek, Polresta Bandung, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan apel yang dimulai pukul 11.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Bandung Kompol Aep Suhendi, S.H., M.H., serta diikuti sebanyak 184 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polda Jawa Barat, Polresta Bandung, Polsek Rancaekek, TNI, Kejaksaan Negeri Bale Bandung, Dinas Sosial Kabupaten Bandung, dan Satpol PP Kabupaten Bandung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag Binlat Ops Biro Ops Polda Jabar Kompol Cepi, Kabag Binopsnal Ditbinmas Polda Jabar AKBP Darwan, Kapolsek Rancaekek AKP Budi Wardana, S.Pd., perwakilan Ditsamapta Polda Jabar AKP Iwan Cahyadi, Kasat Samapta Polresta Bandung AKP Hilman, S.H., serta sejumlah pejabat fungsi dari Polresta Bandung dan instansi terkait lainnya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek AKP Budi Wardana, S.Pd., mengatakan bahwa operasi pemberantasan premanisme merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dari berbagai bentuk aksi yang meresahkan.
“Operasi ini merupakan bentuk keseriusan Polri bersama seluruh unsur terkait dalam menindak dan mencegah segala bentuk praktik premanisme yang dapat mengganggu ketertiban umum. Sinergitas antarinstansi menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat,” ujar AKP Budi Wardana.
Usai pelaksanaan apel, seluruh personel yang terlibat langsung bergerak melaksanakan Operasi Pemberantasan Premanisme Tahun 2026 di wilayah hukum Polsek Rancaekek. Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya pencegahan, pengawasan, penertiban, serta penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut AKP Budi Wardana, operasi yang dilaksanakan secara terpadu ini juga merupakan implementasi nyata dari arahan dan kebijakan Polda Jawa Barat dalam mewujudkan ruang publik yang aman serta terbebas dari praktik-praktik premanisme yang merugikan masyarakat maupun dunia usaha.

Melalui pelaksanaan operasi tersebut, diharapkan tercipta efek pencegahan yang kuat sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. Selain itu, kehadiran aparat gabungan di lapangan menjadi bukti nyata negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Kegiatan apel dan rangkaian operasi berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Polresta Bandung bersama seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk terus memperkuat langkah-langkah preventif maupun represif dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Bandung, pungkas AKP Budi Wardana.
Editor : San

