
JURNAL POLRI.MY.ID.CIREBON.DUKUPUNTANG, CIREBON KABUPATEN – Udara di halaman Mapolsek Dukupuntang pagi itu terasa berbeda. Ada getaran emosi yang khas, perpaduan antara rasa syukur, kebahagiaan, dan juga butiran air mata yang tak terbendung. Sebuah acara Pisah Sambut (Pisah) resmi digelar untuk menandai pergantian estafet kepemimpinan dari Kapolsek sebelumnya, AKP Nuryana, kepada Kapolsek baru, AKP Wawan Hermawan, S.H.
Acara yang berlangsung khidmat namun penuh kehangatan ini bukan sekadar seremonial birokrasi biasa. Ini adalah pesta rakyat kecil yang dihadiri oleh seluruh keluarga besar Polsek Dukupuntang, para anggota kepolisian, tokoh masyarakat, elemen komunitas setempat, serta warga Dukupuntang yang datang berbondong-bondong. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa polisi bukan lagi sosok yang ditakuti, melainkan sahabat yang dirindukan.

Air Mata Haru Saat AKP Nuryana Berbicara
Momen paling menyentuh terjadi saat AKP Nuryana naik ke podium untuk memberikan sambutan perpisahan. Suaranya sedikit bergetar, matanya berkaca-kaca saat menatap wajah-wajah familiar di hadapannya—rekan-rekan seperjuangan yang telah bahu-membahu menjaga kamtibmas, serta warga masyarakat yang telah menerima dirinya sebagai bagian dari keluarga besar Dukupuntang.
“Saya tidak pernah menganggap tugas ini sebagai beban, melainkan sebagai amanah dan kehormatan terbesar dalam hidup saya,” ucap AKP Nuryana dengan suara parau menahan haru. “Terima kasih atas kepercayaan, maaf jika ada kata atau tindakan yang kurang berkenan selama saya memimpin. Hati saya akan selalu tertinggal di Dukupuntang, bersama kalian semua.”

Kalimat itu seolah memecah bendungan emosi. Beberapa anggota polisi terlihat mengusap sudut mata, sementara sejumlah warga senior tampak terisak pelan. Rasa sedih karena harus berpisah dengan sosok pemimpin yang dekat, rendah hati, dan solutif, begitu kental terasa di udara. Namun, di balik kesedihan itu, terselip rasa bangga dan bahagia karena tahu bahwa AKP Nuryana akan melanjutkan pengabdian di tempat baru dengan bekal pengalaman dan doa dari warga Dukupuntang.
Senyum Harapan Menyambut AKP Wawan Hermawan, S.H.
Di sisi lain, suasana berubah menjadi riuh rendah tepuk tangan dan senyuman lebar saat giliran AKP Wawan Hermawan, S.H. berbicara. Dengan postur tegap dan tatapan mata yang tajam namun ramah, Kapolsek baru ini menyampaikan komitmen kuatnya untuk melanjutkan apa yang telah dibangun oleh pendahulunya.
“Saya datang ke sini bukan untuk mengubah, tetapi untuk melengkapi dan meningkatkan. Saya membawa hati yang terbuka untuk mendengarkan aspirasi masyarakat Dukupuntang,” tegas AKP Wawan Hermawan. Ia menjanjikan pendekatan humanis, penegakan hukum yang adil, serta pelayanan yang lebih cepat dan transparan.
Kehadiran AKP Wawan disambut antusias. Warga merasa optimis dan bahagia karena polsek mereka kini dipimpin oleh sosok yang energik, berwibawa, dan memiliki visi jelas untuk kemajuan desa. “Kami siap mendukung Pak Kapolsek baru. Semoga Dukupuntang semakin aman dan guyub,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Simbol Persatuan: Polisi dan Rakyat Satu Jiwa
Yang membuat acara ini semakin istimewa adalah kehadiran seluruh elemen masyarakat. Tidak ada jarak antara polisi dan warga. Mereka duduk berdampingan, saling bersalaman, dan berbagi cerita. Anak-anak kecil berlarian di sekitar area acara, sementara para orang tua saling bertukar kenangan tentang kinerja Polsek di masa lalu.
Ini adalah potret indah dari Community Policing yang sesungguhnya. Polsek Dukupuntang telah berhasil membangun jembatan kepercayaan yang kokoh. Acara pisah sambut ini menjadi momen refleksi bahwa keamanan tidak bisa diciptakan oleh polisi sendirian, melainkan hasil kolaborasi erat antara aparat dan masyarakat.
Estafet Pengabdian Terus Berlanjut
Serah terima jabatan secara simbolis dilakukan dengan penuh hormat. AKP Nuryana menyerahkan tongkat komando kepada AKP Wawan Hermawan, S.H., sebagai tanda bahwa tanggung jawab menjaga ketertiban dan keselamatan warga Dukupuntang kini berada di pundak baru. Namun, semangat pengabdian tetap sama: melayani dengan hati.
Meskipun hati masih berat melepas AKP Nuryana, seluruh keluarga besar Polsek Dukupuntang dan masyarakat setempat mendoakan yang terbaik bagi langkah selanjutnya. Dan pada saat yang sama, mereka membuka lengan selebar-lebarnya untuk menyambut AKP Wawan Hermawan, S.H. dengan penuh harap dan cinta.
Di akhir acara, foto bersama diambil. Di dalam bingkai foto itu, terpantul wajah-wabah yang basah oleh air mata perpisahan, namun sekaligus bersinar cerah oleh senyuman harapan baru. Itulah wajah Kepolisian Republik Indonesia di Polsek Dukupuntang: Manusiawi, Profesional, dan Mencintai Rakyatnya.
Selamat jalan, AKP Nuryana. Terima kasih atas segala dedikasimu.
Selamat datang, AKP Wawan Hermawan, S.H. Kami percaya pada kepemimpinmu.
(Wawan.G).

