KUNINGAN – Teriakan yel-yel penuh semangat, tawa riang, dan sorot mata berbinar khas anak-anak menghiasi suasana perkemahan di kawasan Kwaran Pancalang, Kabupaten Kuningan. Bukan sekadar peserta biasa, rombongan dari SDN Silembu, Kecamatan Pacalang, hadir membawa energi positif yang menular dalam kegiatan Lomba Tingkat 1 (LT-1) Pramuka Penggalang Tingkat Dasar, yang berlangsung pada 17–18 September 2026.
Mengusung identitas Gugus Depan (Gudep) 21.033-21.034, puluhan siswa-siswi SDN Silembu tampil memukau. Mereka tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga merayakan persahabatan dan kemandirian di alam terbuka. Di tengah persaingan ketat antar sekolah se-Kwaran Pancalang, anak-anak SDN Silembu berhasil mencuri hati juri dan penonton melalui kekompakan, kedisiplinan, dan yang paling utama: senyuman tulus yang tak pernah pudar meski lelah menerpa.
Ke ceriaan di Atas Segala Tekanan
Berbeda dengan kesan lomba yang biasanya tegang dan serius, atmosfer yang dibawa oleh kontingen SDN Silembu justru penuh dengan kehangatan. Selama dua hari satu malam, wajah-wajah mungil mereka tampak bersinar. Baik saat mengikuti ujian materi kepramukaan, keterampilan tali-temali, hingga api unggun, suara tawa mereka senantiasa berkumandang.
“Kami ingin anak-anak belajar bahwa pramuka itu menyenangkan. Menang atau kalah adalah bonus, tapi pengalaman dan kebahagiaan adalah hadiah utamanya,” ujar Nana Sukmana, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SDN Silembu, yang turut memantau langsung perkembangan anak-anak didiknya di lokasi.
Menurut Nana, persiapan mental jauh lebih penting daripada hafalan materi. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, kerja sama, dan ketangguhan sejak dini. Hasilnya? Para siswa tampil percaya diri, tidak grogi, dan mampu menyelesaikan setiap pos perlombaan dengan gembira.
Prestasi yang Membanggakan Desa Silembu
Partisipasi Gudep 21.033-21.034 dalam LT-1 ini bukan tanpa tujuan. Mereka datang untuk menguji kemampuan dasar kepramukaan tingkat penggalang. Dalam berbagai pos penilaian—mulai dari PBB (Peraturan Baris Berbaris), sandi morse, hingga pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK)—siswa SDN Silembu menunjukkan progres yang signifikan.
Meski masih berada di tingkat dasar, ketangkasan mereka dalam memecahkan masalah dan kecepatan bereaksi patut diapresiasi. Para pembina gugus depan melaporkan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi. Tidak ada keluhan tentang panasnya terik matahari atau dinginnya malam di perkemahan; yang ada hanyalah semangat untuk memberikan yang terbaik bagi nama baik sekolah dan desa mereka.
Dukungan Penuh dari Sekolah dan Orang Tua
Kesuksesan kehadiran kontingen SDN Silembu di ajang bergengsi tingkat Kwaran ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah. Kepsek Nana Sukmana memastikan bahwa seluruh kebutuhan logistik dan pendampingan terpenuhi dengan baik. Hal ini membuat para siswa merasa aman dan nyaman untuk mengeksplorasi potensi diri mereka.
“Melihat anak-anak pulang dengan wajah lelah tapi bahagia, itu adalah kepuasan tersendiri bagi kami sebagai pendidik. Ini membuktikan bahwa pendidikan karakter melalui pramuka sangat efektif membentuk kepribadian anak yang tangguh dan ceria,” tambah Nana.
Kegiatan yang berakhir pada tanggal 18 September tersebut meninggalkan kenangan manis. Bagi siswa SDN Silembu, ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang mereka sebagai generasi muda yang cinta tanah air, disiplin, dan selalu tersenyum menghadapi tantangan.
Warga Desa Silembu dan Kecamatan Pacalang kini memiliki alasan baru untuk bangga. Anak-anak mereka telah membuktikan bahwa di balik kesederhanaan, tersimpan potensi besar dan semangat juang yang luar biasa. Selamat kepada seluruh peserta didik SDN Silembu! Teruslah berkarya dan tetaplah menjadi inspirasi dengan senyuman kalian.
(Sugi MJP)
