KUNINGAN– Pertandingan final yang dramatis mengantarkan Tim Desa Mandirancan keluar sebagai juara dalam ajang sepak bola bergengsi tingkat desa, Cilimus Cup 2026. Kemenangan ini disambut suka cita oleh tokoh masyarakat setempat, Didi Asmadi, yang turut menyaksikan langsung perjuangan para pemain di lapangan.
Pertandingan final yang berlangsung sengit harus berakhir dengan skor imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir, memaksa kedua tim melanjutkan pertandingan melalui adu penalti yang menegangkan. Berkat ketenangan dan ketepatan tendangan, Mandirancan akhirnya berhasil memastikan trofi juara.
“Alhamdulillah, dengan adanya pertandingan antar desa, tim Mandirancan berhasil melaju ke babak final. Bisa dilihat tadi sendiri pada saat final, skor berakhir 1-1 dan dilanjutkan adu penalti. Akhirnya Mandirancan menjadi juara,” ujar Didi Asmadi dengan raut wajah bahagia.
Di balik kemenangan tersebut, Didi menyadari bahwa kesuksesan acara tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara Cilimus Cup 2026 yang telah bekerja keras menyukseskan ajang ini.
“Saya bersyukur kepada panitia, penyelenggara, juga seluruh pihak yang telah mendukung dan men-support pertandingan ini sehingga bisa berjalan dengan aman, lancar, dan tertib,” tambahnya.
Lebih dari sekadar memperebutkan trofi, Didi berharap kemenangan ini menjadi batu loncatan bagi para pemain muda Desa Mandirancan. Ia ingin mereka terus mengasah bakat, berdedikasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan.
“Semoga harapan kami ini terwujud, pemain-pemain kami bisa terus berdedikasi dan maju sesuai dengan keinginan. Sepak bola ini memang harus digalakkan dengan sebaik-baiknya, karena main bola adalah hiburan rakyat yang sangat disenangi oleh masyarakat,” tuturnya.
Didi juga menekankan bahwa kompetisi sepak bola antar desa bukan sekadar ajang unjuk gigi di lapangan hijau. Lebih dari itu, event ini menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus memetakan potensi olahraga di tingkat akar rumput.
Mengakhiri keterangannya, Didi memberikan pesan semangat agar geliat olahraga dan kebersamaan di tengah masyarakat terus menyala.
“Untuk itu, dengan pertandingan-pertandingan main bola ini, setiap momen pertandingan tetap harus bisa Melesat!” pungkasnya.
(Sugi MJP)
