
JURNALPOLRI.MY.ID.CIREBON. Kabupaten,Cirebon -Heboh !!!.Kasus dugaan pencabulan kini mencuat,wanita di bawah umur dan anak yatim berinisial SA(15),yang beralamat di Desa Cipanas Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon.
Saat di konfirmasi korban di rumah nya,ia mengakui dan menyampai kan kejadian,bahwa pada hari Minggu tanggal 2 September ia di paksa dan di setubuhi oleh pria lanjut usia 78 Tahun,warga Desa Grinata.
Korban yang di anggap di bawah umur yang sudah di tinggal mati ibunya menceritakan bahwa ia berawal di kasih uang senilai RP10.000,dan langsung di ajak masuk ke rumah nya yang tidak ada siapa-siapa di rumah nya. Minggu (4/10/2026)
“Saya waktu hari Minggu lagi main bersama temen pas di depan rumah si abah,saya di panggil dan di kasih uang RP10.000 ,Ribuh Rupiah lalu saya di suruh masuk dan saya di suruh buka baju semua nya saya juga sempat berontak cuma saya takut,si abah memaksa dan memasukan kepunyaan nya,sampai sakit”. Ujar korban
Dengan ada nya kejadian itu,korban saat ini merasa trauma dan ketakutan ketika ketemu si abah,dan ia meminta supaya pelaku yang sudah merusak masadepan dan saya meminta supaya pelaku di adili dan di penjarakan. Kata kakek korban
Saat di konfirmasi si Abah yang berinisial (SRB),ia menceritakan berbeda di depan para awak media,bahwa tidak sempat di masukin ke punyaan di karenakan lemes.hanya pake jari di utik utik kepunyaan nya saja dan mencium nya,wanita di bawah umur tersebut.
“Betul saya mengakui dan awal nya ngasih uang RP10.000. Ribuh Rupiah Dan saya menyuruh masuk ke dalam rumah lalu di buka baju semua nya cuma sama saya hanya di cium,dan tidak di masukin karena lemes.hanya pake jari di utik utik saja itu pun waktu itu khilaf”.terang si Abah.
Namun pengakuan si Abah (pelaku) sudah di bereskan di balai desa Grinata di saksikan Mandor desa,babinkamtibmas.dan perwakilan korban yakni ibu Toti.
Biar pemberitaan ini berimbang awak media menghubungi pihak Desa yakni Mandor Desa Grinata cuma saat mendatangi ke rumah nya ia tidak ada,dan lewat telefon pun tidak di angkat.
Memastikan dugaan kasus pencabulan ini ada nya pemberesan di desa,awak media menghubungi Babinkamtibmas desa tersebut,yakni Bripka Sugiri,ia membenarkan ada nya pertemuan bukan pemberesan di Desa, namun pertemuan tersebut di anggap belum beres,karena pihak korban selaku bapak nya tidak hadir.
Bandi,ia sebagai ayah korban saat ditemui Minggu malam di rumah nya pukul 20.30 Wib, ia menyampaikan bahwa kasus ini sudah di serahkan ke sodara nya,dan akan di bikin laporan ke Polresta Cirebon. Jurnalis (Wawan.G).
