CIWARINGIN– Ketika sebagian besar warga sudah beristirahat, Pendopo Desa Bringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, justru ramai oleh suara diskusi yang serius namun penuh keakraban. Sekitar 50 peserta memadati pendopo desa pada Selasa (6/10/2026) malam, tepat pukul 21.00 WIB, untuk mengikuti Musyawarah Desa (Musdes) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Di antara para peserta yang hadir — mulai dari Kuwu Desa Bringin Ato Sumarto beserta perangkat desa, Ketua BPD dan anggota, Pendamping Desa Kecamatan Ciwaringin, Babinsa Sertu Dhima, para Ketua RT/RW, kader Posyandu, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama — tampak pula sosok berseragam cokelat yang tak kalah antusias: Bhabinkamtibmas Desa Bringin, Bripka Kusnanto.
Kehadirannya bukan sekadar formalitas. Bripka Kusnanto secara aktif memonitor jalannya musyawarah yang membahas tiga agenda krusial: sosialisasi dan pemutakhiran DTSEN, verifikasi serta validasi data warga berdasarkan kondisi sosial-ekonomi terkini, dan penetapan data hasil musyawarah untuk diusulkan ke tingkat kecamatan dan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon.
Dalam kesempatan itu, Bripka Kusnanto menyampaikan pesan penting yang langsung menyentuh inti persoalan: kejujuran data.
“Proses pendataan harus dilakukan secara jujur, transparan, dan objektif sesuai kondisi sebenarnya. Data yang akurat akan meminimalkan potensi kecemburuan sosial, terutama ketika program bantuan pemerintah disalurkan,” tegasnya di hadapan para peserta.
Pesan tersebut sejalan dengan arahan Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang disampaikan melalui Kapolsek Ciwaringin AKP Suheryana, S.H. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam forum-forum desa seperti Musdes DTSEN merupakan wujud nyata kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut mengawal transparansi pemerintahan di tingkat paling bawah.
“Bhabinkamtibmas hadir untuk memonitor sekaligus memastikan pendataan DTSEN berjalan transparan, objektif, dan sesuai kondisi masyarakat. Dengan data yang valid, program pemerintah bisa sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan,” ujar AKP Suheryana.
Kuwu Desa Bringin Ato Sumarto pun tak segan menyampaikan apresiasinya. Ia menilai kehadiran Bhabinkamtibmas memberikan rasa aman sekaligus mendorong kelancaran proses musyawarah. “Kami berharap hasil musyawarah ini menghasilkan data warga yang lebih akurat, sehingga bantuan pemerintah tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Hingga musyawarah usai, situasi di Pendopo Desa Bringin tercatat aman, tertib, dan kondusif. Polsek Ciwaringin menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam setiap kegiatan yang menyangkut hajat hidup warga.
Sebuah malam yang produktif di desa kecil Cirebon — membuktikan bahwa pembangunan bangsa dimulai dari data yang jujur dan gotong royong yang nyata.
(Sugi MJP)
