DUKUPUNTANG – Mengawal program strategis nasional, jajaran Forkopimcam Dukupuntang bersama Polresta Cirebon turun langsung ke “dapur umum” untuk memastikan gizi masyarakat terjaga. Mereka melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Nusantara Utama Cemerlang di Desa Girinata, Selasa (6/10/2026).
Dapur yang berlokasi di Blok IV Sawah Benjar RT 001/004 ini bukanlah dapur biasa. Setiap harinya, dapur ini berdenyut menghasilkan ribuan porsi makanan untuk sekitar 2.800 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kapolsek Dukupuntang AKP Wawan Hermawan, S.H., Bhabinkamtibmas Aipda Yusup, Sekmat Dukupuntang H. Eddy Suhaedi, S.IP., Babinsa Kopda Abdul Salam, perwakilan Puskesmas Dukupuntang, Ketua Yayasan, Kepala Dapur, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), serta Pemerintah Desa Girinata.
Dalam peninjauan, tim tidak hanya melihat sekilas, tetapi mengecek secara detail mulai dari kebersihan bahan makanan, proses memasak, hingga pengelolaan limbah. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Dukupuntang AKP Wawan Hermawan, S.H., menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk jaminan bagi masyarakat bahwa makanan yang didistribusikan aman dan layak konsumsi.
“Monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan, kebersihan, serta nilai gizi makanan terpenuhi. Selain itu, kami juga memantau kelayakan sarana dan prasarana, proses distribusi, pengelolaan limbah, serta kelancaran operasional dapur SPPG,” ujar AKP Wawan Hermawan di sela-sela kegiatan.
SPPG ini memegang peranan vital dalam pengelolaan, produksi, dan pendistribusian makanan bergizi. Oleh karena itu, aspek keamanan pangan, kebersihan, kesehatan, dan pemenuhan gizi menjadi harga mati yang tidak boleh dikompromikan demi kesehatan para penerima manfaat.
Polsek Dukupuntang bersama Forkopimcam berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal pelaksanaan Program MBG di wilayahnya melalui pemantauan rutin di lapangan. Sinergitas antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pihak terkait diharapkan mampu memastikan program yang mulia ini benar-benar berjalan mulus, sehat, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Selama kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif.
(Sugi MJP)
