POSO – Menanggapi laporan warga mengenai adanya tumpahan oli yang membahayakan pengguna jalan, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Pamapta) Polres Poso bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Poso segera bergerak melakukan pembersihan di sepanjang Jalan Trans Sulawesi (Jl. P. Sabang). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam (8/10/2026) pukul 23.20 WITA, tepatnya di wilayah Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota. Aksi cepat tanggap ini dipimpin langsung oleh IPDA Agustian Gandisi, PAMAPTA III SPKT Polres Poso.
Lokasi pembersihan mencakup area strategis mulai dari depan Masjid Nurussa’adah hingga Pertigaan Jalan Mentawai – Jl. P. Sabang. Dalam operasionalnya, personel dikerahkan menggunakan satu unit mobil patroli Pamapta, satu unit mobil Patroli Pengawalan (Patwal), serta satu unit mobil Damkar Kabupaten Poso. Metode pembersihan dilakukan dengan menyiramkan campuran air dan deterjen ke badan jalan untuk mengurai lapisan oli yang licin, sehingga traksi ban kendaraan dapat kembali normal dan risiko tergelincir atau kecelakaan dapat diminimalisir.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Poso, AKP Rianto Hilian, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak mengenal waktu, bahkan di tengah malam hari.
“Kami menerima laporan warga tentang adanya ceceran oli yang cukup luas di jalur protokol Jalan Trans Sulawesi. Mengingat lokasi tersebut merupakan jalur padat lalu lintas, tumpahan oli sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, terutama bagi pengendara sepeda motor. Oleh karena itu, atas instruksi pimpinan, kami langsung berkoordinasi dengan Damkar Kab. Poso untuk melakukan pembersihan secara cepat dan menyeluruh sebelum arus lalu lintas pagi hari dimulai,” ujar AKP Rianto Hilian.
Lebih lanjut, Kasi Humas mengapresiasi sinergi antara instansi kepolisian dan dinas terkait dalam menangani potensi bahaya di jalan raya.
“Kolaborasi dengan Damkar sangat efektif dalam hal ini karena ketersediaan alat berat berupa tangki air memungkinkan pembersihan dilakukan secara maksimal. Penggunaan deterjen juga penting untuk memecah struktur oli agar tidak kembali licin setelah kering. Ini adalah bentuk nyata pelayanan Polri yang hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek pencegahan bencana dan jaminan keselamatan publik,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, AKP Rianto Hilian menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan proaktif melaporkan kondisi jalan yang membahayakan.
“Kepada para pengendara, kami himbau untuk tetap waspada dan kurangi kecepatan saat melintasi area yang baru saja dibersihkan hingga kondisinya benar-benar kering. Bagi masyarakat yang menemukan gangguan di jalan seperti tumpahan oli, patahan pohon, atau lubang jalan, jangan ragu untuk menghubungi layanan darurat call centre110 atau Polsek terdekat. Laporan Anda sangat membantu kami dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di Kabupaten Poso,” pungkas AKP Rianto Hilian.
Yulius Kapita
