TOUNA – Kebakaran terjadi pada tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Tanjung Putia Bailo, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kapolsek Ampana Kota AKP Rochmat Ari Purwanto mengatakan, api berhasil dipadamkan oleh petugas SPBU bersama masyarakat sekitar menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Tidak lama setelah kejadian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali muncul.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, kebakaran bermula saat petugas operator nosel melihat kepulan asap dari tangki penyimpanan BBM. Petugas SPBU bersama masyarakat kemudian berupaya memadamkan api menggunakan APAR yang tersedia,” ujar AKP Rochmat.
Menurut keterangan saksi, Asril alias Anto (39), yang bertugas sebagai operator nosel SPBU, kepulan asap terlihat saat dirinya sedang melayani pengisian BBM. Mengetahui kejadian tersebut, ia bersama warga yang berada di sekitar lokasi segera melakukan upaya pemadaman.
Sebanyak enam unit APAR milik pengelola SPBU dikerahkan untuk memadamkan api yang sempat muncul dari tangki penyimpanan BBM jenis Pertalite dan Solar. Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian.
Satu unit mobil pemadam kebakaran selanjutnya bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali api. Hingga pukul 10.00 WITA, situasi dinyatakan aman sehingga kendaraan pemadam kebakaran kembali ke markas.
AKP Rochmat menjelaskan, penyebab kebakaran masih berupa dugaan awal. Berdasarkan informasi sementara, kejadian tersebut diduga berkaitan dengan gangguan kelistrikan saat terjadi peralihan sumber listrik dari PLN ke generator diesel, yang berpotensi menimbulkan percikan api.
Meski api telah berhasil dipadamkan, pelayanan pengisian BBM di SPBU Bailo untuk sementara dihentikan. Penghentian dilakukan guna memberi kesempatan kepada tim mekanik memperbaiki jalur kelistrikan yang tertanam di dalam tanah.
“Untuk sementara, pelayanan pengisian BBM dihentikan sampai proses perbaikan jalur kelistrikan selesai dan sistem kembali normal. Berdasarkan perkiraan awal, perbaikan membutuhkan waktu paling cepat sekitar tujuh hari ke depan,” jelasnya.
Kapolsek memastikan, berdasarkan pemantauan terakhir, situasi di SPBU Bailo telah kembali aman dan kondusif. Perbaikan instalasi kelistrikan menjadi prioritas sebelum pelayanan pengisian BBM kembali dibuka.
Ia juga mengimbau pengelola usaha agar memastikan kondisi instalasi listrik dan sistem keselamatan kebakaran berfungsi dengan baik guna mencegah kejadian serupa.
