POSO – Dalam upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran hukum di tingkat desa, Polres Poso melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan “Jumat Curhat” Poso (16/10/2026) yang berlangsung interaktif di Kantor Desa Buyumpondoli, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Poso, AKP Andi Cakra, ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Buyumpondoli Bpk. Karnius Montolu, tokoh agama (Pdt. O. Kale, S.Th dan Pdt. F. Pombu, S.Th), Ketua BPD, Ketua LPM, Ketua Lembaga Adat Bpk. Wilkom Pandora, perwakilan Karang Taruna, serta warga masyarakat setempat.
Acara ini menghadirkan narasumber kunci dari jajaran Polres Poso dan Polsek Pamona Utara, yakni Kapolsek Pamona Utara AKP Risdiyanto, S.H., Kasat Binmas AKP Andi Cakra, Kasi Humas AKP Rianto Hilian, dan Kanit Binmas Polsek Pamona Utara IPTU Selviana D. Sair. Materi utama yang disampaikan mencakup update situasi Kamtibmas, bahaya penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online (judol), serta sosialisasi layanan darurat Call Center 110. Selain itu, diperkenalkan pula tagline baru “Poso Bersinergi Bersama Masyarakat” sebagai simbol komitmen Polri untuk bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Menanggapi antusiasme warga dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Poso, AKP Rianto Hilian, menyatakan bahwa forum “Jumat Curhat” merupakan wadah strategis untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung.
“Melalui Jumat Curhat di Desa Buyumpondoli ini, kami tidak hanya memberikan informasi satu arah, tetapi juga membuka ruang dialog. Warga bisa menyampaikan keresahan mereka terkait isu narkoba, judi online, atau gangguan keamanan lainnya. Kehadiran Kapolsek Pamona Utara, Kasat Binmas, dan para tokoh masyarakat menunjukkan bahwa penanganan masalah sosial membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat didengar dan ditindaklanjuti dengan solusi yang tepat,” ujar AKP Rianto Hilian.
Lebih lanjut, Kasi Humas menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan komunikasi cepat melalui Call Center 110.
“Kami mengedukasi masyarakat bahwa nomor 110 adalah layanan darurat gratis yang dapat diakses kapan saja jika terjadi tindak kejahatan, kecelakaan, atau situasi genting lainnya. Jangan ragu untuk menghubungi 110. Selain itu, melalui tagline ‘Poso Bersinergi Bersama Masyarakat’, kami mengajak warga untuk tidak lagi melihat polisi sebagai pihak yang jauh, melainkan mitra yang siap membantu. Sinergi ini penting untuk memutus mata rantai kejahatan seperti peredaran narkoba dan judi online yang sering kali berawal dari lingkungan sekitar,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, AKP Rianto Hilian mengapresiasi peran aktif tokoh agama dan adat dalam menjaga kondusifitas wilayah.
“Terima kasih kepada Bapak Kepala Desa, para Pendeta, Ketua Lembaga Adat, dan seluruh warga Buyumpondoli yang telah berpartisipasi aktif. Dukungan tokoh masyarakat sangat vital dalam menanamkan nilai-nilai positif dan mencegah generasi muda terjerumus ke dalam hal-hal negatif. Mari kita jaga kebersamaan, saling mengingatkan, dan bahu-membahu mewujudkan Kabupaten Poso yang aman, damai, dan sejahtera. Polisi hadir untuk Anda, bersama Anda,” pungkas AKP Rianto Hilian.
Yulius Kapita
