BANDUNG – Angin segar berhembus di Kepolisian Daerah Jawa Barat. Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., resmi mengambil alih kemudi Polda Jabar menggantikan Irjen Pol. Pipit Rismanto. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Kedatangan sosok perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 1995 ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan sebuah harapan baru bagi masyarakat Jawa Barat akan kepemimpinan yang progresif, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Tempaan Karier yang Kokoh
Lahir di Lampung pada 7 Januari 1971, Irjen Pol. Hengki bukanlah nama baru dalam peta kepolisian nasional. Jejak pengabdiannya terukir melalui berbagai penugasan strategis yang menguji mental dan kepemimpinannya.
Memulai karier dari bawah sebagai Pamapta di Polres Kepulauan Riau Timur, Hengki menempa diri melalui berbagai posisi krusial. Ia pernah memimpin wilayah “panas” dan strategis sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota (2021–2023) serta menangani kejahatan lintas negara sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya (2023–2024).
Puncak pengakuan atas kemampuannya terlihat saat dipercaya menjadi Kapolda Banten. Di sana, ia tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membawa warna baru dalam pelayanan kepolisian.
Polisi Peduli Gizi: Sebuah Inovasi yang Menggetarkan,
Salah satu sorotan paling menarik dari rekam jejak Irjen Pol. Hengki adalah keberhasilannya mengubah wajah kepolisian menjadi lebih “hadir” bagi kebutuhan dasar masyarakat. Dedikasinya baru saja mendapat pengakuan tingkat nasional.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Hengki. Penghargaan prestisius ini bukan diberikan untuk operasi penangkapan, melainkan atas inovasi brilian dalam penanganan stunting dan malnutrisi.
Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Hengki membuktikan bahwa Polri bisa menjadi garda terdepan kesehatan bangsa. Di bawah komandonya di Banten, target awal 18 unit SPPG meledak menjadi puluhan titik pelayanan yang menyasar balita, ibu hamil, dan peserta didik.
“Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri. Kami tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga masa depan generasi penerus melalui pemenuhan gizi, menjadi semangat yang dibawa Hengki dalam setiap langkah pengabdiannya.
Harapan untuk Jawa Barat
Kini, dengan bekal pengalaman lintas wilayah dan prestasi tingkat nasional tersebut, Irjen Pol. Hengki siap menghadapi tantangan Jawa Barat yang kompleks. Masyarakat Bumi Parahyangan menaruh harapan besar agar “sentuhan humanis” ala Hengki dapat diterapkan di Jawa Barat.
Tantangan menjaga keamanan di wilayah dengan populasi terbesar di Indonesia ini akan diimbangi dengan strategi pelayanan yang prima. Publik menanti, apakah formula “Keamanan Terjaga, Gizi Terpenuhi” yang sukses di Banten, akan menjadi standar baru pelayanan kepolisian di Jawa Barat di bawah nahkoda baru ini.
Sugi MJP
