
Jurnalpolri.my.id- Simalungun- Sumut
SIMALUNGUN – Jajaran Polsek Bosar Maligas, Polres Simalungun, bergerak cepat hadir langsung di tengah masyarakat saat banjir menggenangi jalan umum di Kelurahan Bosar Maligas menuju Nagori Dusun Pengkolan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (16/10/2026). Banjir mulai terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat dikonfirmasi pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 21.40 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Menurutnya, Polres Simalungun Polda Sumatera Utara terus berupaya berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, dengan prinsip Polisi Bersama Masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani.
“Begitu mendapat informasi adanya genangan air di jalan umum, personel Polsek Bosar Maligas langsung turun ke lokasi. Ini bukti Polri hadir dan bersama masyarakat saat dibutuhkan,” ujar AKP Verry Purba.
Ia mengungkapkan, banjir diduga disebabkan meluapnya air Sungai Perpayakan akibat curah hujan yang tinggi. Genangan air di badan jalan diperkirakan mencapai ketinggian sekitar 40 sentimeter, sehingga menyulitkan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Pada kesempatan pertama, Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni Silalahi, S.H., bersama personel turun ke lokasi bersama Lurah, aparat pemerintah, dan masyarakat. Mereka bahu-membahu membantu warga dan mengevakuasi pengendara sepeda motor yang melintas agar dapat menyeberangi genangan dengan aman.
“Kapolsek bersama anggota tidak hanya mengawasi dari kejauhan, tetapi langsung membantu warga menyeberang dan mengevakuasi pengendara sepeda motor bersama lurah, aparat pemerintah, dan masyarakat setempat,” ucap AKP Verry Purba.
Selain evakuasi, personel Polsek juga mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar. Langkah penanggulangan awal tersebut dilakukan bersama instansi terkait untuk mengurangi risiko kemacetan maupun kecelakaan di titik yang tergenang.
AKP Verry Purba menyampaikan, berdasarkan data sementara, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut. Ia bersyukur seluruh pengguna jalan yang melintas dapat dibantu dengan baik.
“Kita masih bersyukur bahwa, hingga saat ini nihil korban jiwa dan kerugian materiil. Kami terus berupaya agar masyarakat tetap aman dan nyaman beraktivitas,” ungkapnya.
Menurut Kasi Humas, sekitar pukul 15.30 WIB debit air mulai surut dari sekitar 40 sentimeter menjadi sekitar 15 sentimeter. Meski demikian, kepolisian tidak lengah dan tetap melakukan pengawasan serta pemantauan di lokasi hingga situasi benar-benar kondusif.
Ia merinci, tindakan kepolisian meliputi tiga hal, yakni mengevakuasi dan membantu warga pengguna jalan, melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tetap lancar, serta melakukan pengawasan dan monitoring situasi di lokasi banjir.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi dan di sekitar aliran sungai. Jika membutuhkan bantuan, segera hubungi kepolisian terdekat atau layanan pengaduan Polres Simalungun,” tutur AKP Verry Purba.
Ia menegaskan, kehadiran personel di tengah masyarakat saat terjadi bencana merupakan wujud pelayanan Polri yang humanis dan responsif, serta menjadi komitmen Polres Simalungun untuk selalu hadir memberikan rasa aman.
(F.wijaya)
