MAJALENGKA– Masalah ketersediaan air bersih yang kerap menghantui santri dan warga Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, akhirnya menemui titik terang. Sebagai langkah nyata, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman bersama Wakil Bupati Majalengka Dena Mohamad Ramdhan secara resmi memimpin peletakan batu pertama pembangunan sumur bor bertajuk “Jabar Aman”, Kamis (15/10/2026).
Inisiasi ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan buah dari sinergi lintas sektor yang solid. Fasilitas air bersih ini terlaksana berkat kolaborasi apik antara Polres Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Yayasan Rihlah, dan Pondok Pesantren Anharul Ulum. Kehadiran perwakilan dari masing-masing lembaga ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat adalah tanggung jawab bersama yang harus dipikul dengan bahu-membahu.
Acara peletakan batu pertama berlangsung khidmat namun penuh kehangatan. Turut hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banjaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sangiang yang menyambut gembira inisiasi ini dengan penuh harapan.
Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, mengungkapkan bahwa sumur bor ini lahir dari kepedulian sosial tanpa sekat. Ia menekankan bahwa air bersih adalah urat nadi kehidupan, terutama bagi lingkungan pesantren yang selama ini kerap kesulitan pasokan air memadai.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama Pak Wakil Bupati, Forkopimcam, Yayasan Rihlah, dan Ponpes Anharul Ulum dapat melaksanakan peletakan batu pertama pembuatan sumur bor ‘Jabar Aman’. Ini adalah manifestasi sinergi yang luar biasa antara Polri, pemerintah daerah, yayasan sosial, dan lembaga keagamaan untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar AKBP Aldy di sela-sela acara.
Lebih lanjut, AKBP Aldy menjelaskan bahwa kehadiran sumber air yang memadai akan sangat menunjang kelancaran aktivitas harian di pesantren. Mulai dari kegiatan belajar-mengajar, sanitasi lingkungan, kebersihan diri santri, hingga memastikan kesucian air untuk sarana beribadah.
Senada dengan Kapolres, Wakil Bupati Majalengka Dena Mohamad Ramdhan beserta pimpinan Yayasan Rihlah dan pengasuh Ponpes Anharul Ulum menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Mereka menilai kolaborasi harmonis ini bukan hanya membangun sumur, melainkan membangun “jembatan kebaikan” yang akan mengalirkan manfaat jangka panjang bagi umat.
Menutup rangkaian acara, AKBP Aldy mewakili seluruh pihak yang terlibat menyampaikan komitmen untuk terus merawat kebersamaan ini.
“Kami berharap proses pengerjaan sumur bor ‘Jabar Aman’ ini berjalan lancar sehingga oase air bersih ini dapat segera dinikmati oleh para santri maupun warga sekitar. Sinergitas ini akan terus kami perluas untuk program-program kemaslahatan lainnya demi masyarakat Majalengka yang lebih sejahtera,” pungkas AKBP Aldy.
Sugi MJP
