KUNINGAN – Gelaran Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Kuningan Tahun 2026 resmi ditutup dengan pesan yang jauh melampaui sekadar ajang unjuk keindahan fisik. Lebih dari sebuah kompetisi, ajang ini dideklarasikan sebagai kawah candradimuka bagi lahirnya agen-agen perubahan di Tanah Kuningan.
Menutup rangkaian malam grand final, Bupati Kuningan, Dian, menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh peserta, terlebih bagi mereka yang belum berhasil menyandang gelar. Ia meminta para pemuda untuk tetap menundukkan kepala dan bangga, karena proses pendaftaran, audisi, hingga karantina telah memberikan mereka pengalaman, pengetahuan, dan pelajaran berharga yang tak ternilai.
“Hal terpenting dalam kehidupan bukanlah siapa yang berdiri paling depan, melainkan siapa yang terus melangkah secara konsisten dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” pesan Bupati Dian di hadapan para finalis dan tamu undangan.
Bupati menegaskan bahwa Mojang Jajaka Kuningan haruslah menjadi sosok yang tidak hanya memukau dari segi penampilan, tetapi juga tajam dalam menyampaikan gagasan, produktif menghasilkan karya nyata, serta peduli pada pembangunan daerah.
Dengan lantang, Bupati Dian mengajak seluruh pemuda Kuningan untuk mengambil peran strategis. “Mari kita buktikan generasi muda Kuningan bukan sekadar penonton perubahan, tapi juga yang ikut menentukan arah perubahan itu,” pungkasnya yang disambut aplaus meriah.
Wadah Kaderisasi Pemuda Inovatif
Senada dengan harapan Bupati, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si., menegaskan posisi strategis Pasanggiri Mojang Jajaka.
Menurut Ucu, ajang ini adalah wadah kaderisasi pemuda kreatif dan inovatif. Para duta muda yang terpilih diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam tiga sektor vital: memajukan pariwisata, melestarikan budaya lokal, serta menggerakkan roda ekonomi kreatif daerah.
Pada kesempatan itu, Ucu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ekosistem yang menyukseskan acara. Mulai dari Paguyuban Mojang Jajaka, panitia, para sponsor, hingga seluruh pihak yang telah bekerja keras sejak tahap awal pendaftaran hingga malam puncak grand final.
Melalui sinergi dan semangat yang terbangun dalam Pasanggiri Mojang Jajaka 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan optimis akan lahir duta-duta muda berkarakter. Mereka bukan hanya berwawasan luas dan cinta budaya daerah, tetapi juga siap menjadi wajah baru Kuningan yang mampu memperkenalkan potensi daerah ke telinga masyarakat yang lebih luas.
(Sugi MJP)
