KUNINGAN – Sebuah terobosan humanis dan penuh kehangatan kembali ditunjukkan oleh Polres Kuningan. Membuktikan bahwa polisi tidak sekadar penegak hukum di jalan raya, jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan sukses mencuri hati dan mengubah wajah Polri menjadi sosok “Sahabat Ceria” bagi anak-anak usia dini.
Hal ini terlihat jelas saat Mapolres Kuningan disulap menjadi taman bermain yang edukatif, menyambut kunjungan dari siswa-siswi TKIT Izdihaar Nurulillah dan PAUD Qur’an Assuffah, pada Selasa (20/10/2026).
Dalam program unggulan “Polisi Peduli Pendidikan”, Sat Lantas Polres Kuningan tidak memilih cara konvensional yang membosankan. Di bawah komando Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., bersama jajaran Unit Kamsel, mereka menghadirkan konsep edutainment (edukasi dan hiburan) yang jenius.
Anak-anak diajak bernyanyi, tertawa, dan belajar mengenal dunia lalu lintas. Dari arti warna lampu traffic light, cara menyeberang di zebra cross dengan berani, hingga pentingnya mengenakan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI) saat dibonceng orang tua. Semua dikemas dengan bahasa anak-anak yang mudah dicerna dan tak terlupakan.
Menghapus Stigma, Membangun Cinta
Di bawah nahkoda Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., Polres Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa.
Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon mengungkapkan bahwa kebanggaan terbesar bagi mereka bukanlah sekadar angka penurunan pelanggaran, melainkan hilangnya rasa takut anak-anak terhadap seragam cokelat.
“Kami ingin menghapus stigma bahwa polisi itu menakutkan. Melalui pendekatan yang humanis, penuh senyum, dan edukatif, kami ingin Polri dikenal sebagai sahabat, pengayom, dan pelindung mereka sejak usia dini. Jika sejak kecil mereka mencintai dan menghormati polisi, saya yakin karakter disiplin dan taat hukum akan tertanam kuat hingga mereka dewasa,” ujar AKP Aktuin dengan penuh semangat.
Efek Domino untuk Orang Tua
Kecerdasan Sat Lantas Polres Kuningan dalam merangkul anak-anak ternyata membawa dampak luar biasa bagi para orang tua dan guru pendamping. Di sela keseruan anak-anak, para petugas secara halus namun tegas mengingatkan para ayah dan ibu untuk menjadi pahlawan keselamatan di jalan raya.
Polres Kuningan mengajak para orang tua untuk selalu menjadi teladan. Memakai helm SNI, mematuhi rambu, dan berkendara dengan tertib bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan bentuk cinta dan perlindungan kepada buah hati yang mencontoh apa yang mereka lihat.
Kuningan Punya Polres yang Peduli
Langkah nyata Polres Kuningan ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi daerah lain. Mereka tidak hanya sibuk mengurus tilang dan kemacetan, tetapi dengan rendah hati turun ke bawah, merangkul lembaga pendidikan usia dini, dan menanamkan benih-benih kedisiplinan untuk masa depan Kabupaten Kuningan yang lebih aman dan tertib.
Melalui program ini, Polres Kuningan membuktikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang sejati dimulai dari hati yang saling mencintai dan mengayomi. Maju terus Polres Kuningan, kebanggaan masyarakat!
(Sugi MJP)
