POSO – Kepolisian Resor (Polres) Poso secara resmi mengawali pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala Tahun 2026 dengan menggelar Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Poso, pada Senin (26/10/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Polri Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan” ini dipimpin oleh Wakil Kapolres Poso, Kompol Suriadi, S.H., M.M., mewakili Kapolres Poso. Turut hadir dalam apel tersebut perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Poso, Subdenpom XXIII/1-2 Poso, serta seluruh satuan fungsi jajaran Polres Poso.
Dalam amanatnya, Wakapolres Poso membacakan instruksi Kapolda Sulawesi Tengah yang menekankan tiga poin strategis selama operasi berlangsung. Pertama, personel diminta untuk melaksanakan deteksi dini terhadap potensi kerawanan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas, serta meningkatkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas melalui berbagai media. Kedua, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, humanis, dan berintegritas, dengan memaksimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis maupun mobile, serta memberikan teguran simpatik untuk membangun disiplin masyarakat. Ketiga, memperkuat pengelolaan informasi publik melalui kontra-narasi untuk menangkal berita hoaks terkait operasi kepolisian.
Menyikapi dimulainya operasi tahunan ini, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Poso, AKP I Made Bagus Melyandika, M.S.T.K., S.I.K., M.A.I.C., menjelaskan bahwa pendekatan tahun ini lebih mengedepankan aspek preventif dan edukatif.
“Operasi Patuh Tinombala 2026 bukan sekadar mencari kesalahan atau menilang pengendara, melainkan sebuah momentum untuk mengubah budaya berlalu lintas masyarakat Poso menjadi lebih tertib dan sadar keselamatan. Sesuai arahan Kapolda Sulteng, kami akan memadukan teknologi ETLE dengan kehadiran personel di lapangan yang siap memberikan teguran simpatik. Kami ingin masyarakat merasa ‘diperhatikan’ bukan ‘ditakuti’. Tujuannya adalah zero accident dan pelanggaran fatal,” ujar AKP I Made Bagus Melyandika.
Lebih lanjut, Kasat Lantas menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mempersiapkan kelengkapan berkendara sebelum operasi dimulai.
“Masa operasi berlangsung dari 26 Oktober hingga 8 November 2026. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk segera melengkapi surat menyurat kendaraan, menggunakan helm SNI bagi pengendara roda dua, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Bagi pelanggar, kami akan tetap mengambil tindakan tegas namun dengan cara yang humanis. Mari kita jadikan Operasi Patuh Tinombala ini sebagai wujud kepedulian kita bersama terhadap keselamatan jiwa di jalan raya. Jangan mudah terprovokasi oleh hoaks, pastikan informasi hanya dari sumber resmi Polri,” tambahnya.
Kegiatan apel gelar pasukan berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif, menandai kesiapan penuh Polres Poso dan mitra terkait dalam mengamankan jalannya Operasi Patuh Tinombala 2026.
