PANIPAHAN – ROKAN HILIR
Kepolisian Daerah Riau dalam memberantas narkotika kembali ditegaskan melalui langkah strategis di wilayah rawan. Pergantian Kapolsek Panipahan menjadi sinyal kuat bahwa institusi kepolisian tidak tinggal diam menghadapi maraknya peredaran narkoba di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika).
IPTU Subiarto Aprido Tampubolon, S.H., M.H resmi dilantik sebagai Kapolsek Panipahan dalam upacara yang digelar Senin (13/04/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di Kantor Camat Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, dan dihadiri unsur Polda Riau, jajaran Polres, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat dan agama.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan respons langsung atas dinamika keamanan yang berkembang, khususnya terkait dugaan maraknya peredaran narkotika di Panipahan.
“Ini bentuk respons atas tuntutan masyarakat. Kita lakukan pembenahan secara menyeluruh, termasuk penggantian Kanit Reskrim, ”tegasnya.
Ia juga menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap pelaku narkoba, sekaligus membuka ruang kolaborasi luas dengan masyarakat.
“Tidak ada ruang bagi pelaku narkoba. Kita harus bersatu, baik aparat, tokoh agama, maupun pemuda, untuk memerangi ini bersama, ”ujarnya.
Sebagai bukti keseriusan, Kapolres memaparkan capaian pengungkapan kasus narkotika yang tergolong besar. Pada 2024, aparat berhasil mengamankan 45 kg sabu dan 30.000 butir ekstasi. Tahun 2025 meningkat menjadi 80 kg sabu, dan pada 2026 hingga saat ini telah terungkap 4 kg sabu serta 10.000 butir pil jenis happy five.
Tak hanya itu, Polda Riau juga telah membentuk Satgas Anti Narkoba gabungan bersama Badan Narkotika Nasional guna memperkuat penindakan di lapangan.
Masyarakat pun didorong aktif berperan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110 yang disiapkan untuk respons cepat.
Sebagai langkah jangka panjang, Polres Rohil juga akan mendorong pembentukan program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) dengan Panipahan sebagai proyek percontohan.
Pergantian Kapolsek ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh pimpinan Polda Riau pasca meningkatnya tekanan sosial dan aksi masyarakat di wilayah tersebut. Langkah ini sekaligus menjadi ujian awal bagi Kapolsek baru untuk menjawab ekspektasi publik.
Tokoh agama Panipahan, H.Rahman yus pimpinan yayasan ishlahiyah panipahan menyampaikan harapan besar masyarakat terhadap kepemimpinan baru di tingkat Polsek.
“Kami berharap Kapolsek yang baru benar-benar tegas memberantas narkoba, miras, perjudian, dan penyakit masyarakat lainnya. Warga butuh rasa aman dan lingkungan yang bersih, ”ujarnya.
Ia menambahkan, secara normatif masyarakat mendambakan kondisi kamtibmas yang selaras dengan semangat Polri Presisi-profesional, responsif, dan berkeadilan.
Dengan pergantian ini, publik kini menanti langkah konkret di lapangan, apakah Panipahan benar-benar akan bersih dari jaringan narkoba.
Reporter media jurnal polri
Situpang
