POSO – Dalam rangka melaksanakan program prioritas Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat”, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Poso menggelar kegiatan Shalat Jumat Keliling yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Poso, Kompol Suriadi, S.H., M.M. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (30/10/2026) ini bertempat di Masjid Al Kautsar, Jalan Pulau Biak, Kelurahan Gebangrejo Barat, Kecamatan Poso Kota. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops AKP Faizal Kadir, S.H., Kasat Binmas AKP Andi Cakra, Kasat Reskrim IPTU Habibi, S.H., M.H., serta Kapolsek Poso Kota AKP Sappewali, S.H.M.M.
Usai menunaikan ibadah shalat Jumat, para pejabat utama Polres Poso melakukan dialog interaktif dengan jamaah masjid. Tiga isu strategis menjadi fokus pembahasan, yaitu pemberantasan peredaran gelap narkotika, pencegahan penyalahgunaan BBM bersubsidi, dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Polri mengajak masyarakat untuk menjadi mata dan telinga bagi aparat dengan segera melaporkan setiap indikasi penyimpangan atau tindak pidana yang terjadi di lingkungan masing-masing. Melalui pendekatan humanis ini, diharapkan tercipta sinergi kuat antara polisi dan warga dalam menjaga kondusifitas wilayah Poso.
Menyikapi antusiasme masyarakat dalam dialog tersebut, Kepala Satuan Binmas (Kasat Binmas) Polres Poso, AKP Andi Cakra, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah umat adalah kunci utama deteksi dini gangguan keamanan.
“Kegiatan Jumat Keliling ini bukan sekadar simbolis, melainkan ruang komunikasi dua arah yang efektif. Kami mendengar langsung keresahan warga terkait tiga isu utama: narkoba, BBM, dan karhutla. Untuk narkoba, kami mengingatkan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan polisi sendirian; peran keluarga dan lingkungan sangat vital. Untuk BBM, kami mengimbau agar masyarakat bijak menggunakan subsidi sesuai peruntukannya dan tidak terlibat dalam praktik penimbunan yang merugikan negara dan rakyat banyak,” ujar AKP Andi Cakra.
Lebih lanjut, Kasat Binmas menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif terhadap ancaman lingkungan.
“Terkait Karhutla, mengingat musim kemarau masih berlangsung, kami meminta masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Asap dari kebakaran tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga mengganggu kesehatan pernapasan kita semua. Jika melihat titik api atau aktivitas mencurigakan, segera hubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. Dengan saling peduli dan melaporkan, kita bersama-sama mewujudkan Kabupaten Poso yang aman, tertib, dan sejahtera. Mari jadikan masjid sebagai pusat penyebaran informasi positif dan pencegahan kejahatan,” tambahnya.
Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan, berhasil menghimpun berbagai masukan berharga dari masyarakat untuk bahan evaluasi langkah-langkah kepolisian selanjutnya.
Yulius Kapita
