Panipahan, Rokan Hilir — Kapolsek Panipahan yang baru dilantik iptu subiarto aprido Tampubolon sh.mh melakukan kunjungan perdana sekaligus silaturahmi ke Yayasan Kartini di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Selasa 14 April 2026 Kunjungan ini menjadi momen penting pasca kerusuhan yang sempat viral dan menyita perhatian publik di wilayah Panipahan beberapa waktu lalu.
Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolsek menyampaikan pesan tegas sekaligus edukatif kepada para pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA agar menjauhi narkoba demi masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa. Ia menekankan bahwa bahaya narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan masa depan keluarga dan stabilitas sosial masyarakat.
“Anak-anakku sekalian adalah harapan bangsa. Jangan pernah dekati narkoba. Masa depan kalian jauh lebih berharga,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Lebih dari itu, Kapolsek juga memberikan motivasi kepada para pelajar dengan menyampaikan bahwa siapa pun memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin, termasuk menjadi Kapolsek di masa depan, dengan syarat minimal pendidikan SMA serta kemauan kuat untuk mengabdi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan fungsi dan peran kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang bertugas menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, terutama dalam memberantas peredaran narkoba yang menjadi perhatian serius saat ini.
Sebagai bentuk keterbukaan dan sinergi dengan masyarakat, Kapolsek turut memberikan arahan kepada masyarakat apabila masyarakat menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungannya Segera lapor ke kantor Polsek panipahan Langkah ini diharapkan mampu mempercepat respon serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam pemberantasan narkoba.
Media MJP dalam hal ini turut mengambil peran strategis sebagai mitra informasi dan kontrol sosial, dengan berkomitmen mendukung penuh jajaran Polri dalam gerakan BERSINAR (Bersih dari Narkoba) di Kabupaten Rokan Hilir, khususnya Panipahan yang kini tengah menjadi sorotan publik.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Panipahan menyambut baik langkah awal Kapolsek tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas tanpa tebang pilih terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkoba.
“Sudah cukup kami melihat kondisi ini. Kami rindu Panipahan yang dulu—kota kecil yang damai, bersih dari narkoba, perjudian, dan praktik prostitusi,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Warga juga menaruh harapan besar agar Panipahan kembali menjadi daerah yang aman, sejahtera, serta melahirkan generasi yang berakhlakul karimah. Mereka mengingatkan, jika penanganan narkoba tidak dilakukan secara serius dan menyeluruh, bukan tidak mungkin kemarahan masyarakat akan kembali meluap.
Media dan masyarakat sepakat, Panipahan harus menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba melalui program BERSINAR.
Sudah saatnya Indonesia tercinta benar-benar BERSINAR (Bersih dari Narkoba). Harapan ini bukan hanya milik masyarakat Panipahan, tetapi juga seluruh anak bangsa yang mendambakan masa depan yang lebih baik.
Dorongan pun menguat agar program BERSINAR menjadi prioritas utama hingga ke tingkat nasional, sebagai bagian dari komitmen bersama menuju Indonesia yang bersih, aman, dan bermartabat.
Penulis :Ilyas Simatupang
Reporter media jurnal polri
