TAPANULI TENGAH, JURNALPOLRI.MY.ID — Alumni Sekolah Tinggi Teologi (STT) Siar Nauli Angkatan VI Periode 2021–2025 menyampaikan apresiasi kepada Famoni Gulo atas perjuangan memperjuangkan legalitas kampus tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Eksekutif Alumni Angkatan VI, Hasan Zai, usai prosesi wisuda yang digelar pada Senin (2/11/2026) di Tapian Nauli.
Hasan Zai mengatakan, perjalanan menuju wisuda sempat diwarnai kecemasan di kalangan mahasiswa terkait kejelasan status akademik. Menurutnya, keraguan tersebut kini terjawab setelah legalitas STT Siar Nauli dinyatakan sah.
“Kami melihat dan saksi sendiri bagaimana perjuangan Bapak Famoni Gulo. Baik secara tenaga, pemikiran, hingga materi dipertaruhkan tanpa lelah demi memperjuangkan legalitas STT Siar Nauli. Hari ini, jelas sudah bahwa status STT Siar Nauli legal dan sama sekali tidak perlu diragukan lagi,” ujar Hasan Zai, Rabu (4/11/2026).
Famoni Gulo menjabat sebagai Ketua STT Siar Nauli periode 2020–2025. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Yayasan sekaligus Anggota DPRD akan terus melanjutkan perjuangan dan pengabdiannya di tengah-tengah masyarakat.
Hasan Zai menyebut Famoni Gulo sebagai sosok pemimpin yang rendah hati dan menjadi teladan bagi civitas akademika dalam menerapkan empat pilar kampus, yakni Beriman, Berilmu, Berani, dan Berjejaring.
“Orang berilmu belum tentu orang beriman, tetapi orang yang beriman jelas adalah orang yang berilmu. Prinsip inilah yang ditanamkan kampus kepada kami untuk dibawa ke tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Selain menyampaikan apresiasi, Hasan Zai juga mengajak masyarakat luas untuk bergabung dengan STT Siar Nauli.
Ia mengimbau para orang tua, tokoh masyarakat, serta generasi muda yang rindu dibentuk menjadi hamba Tuhan dan pemimpin yang berintegritas untuk tidak ragu mendaftarkan diri ke kampus tersebut.
“Kami mengajak masyarakat, orang tua, dan anak-anak muda yang ingin dibentuk karakter, iman, dan ilmunya, mari bergabung di STT Siar Nauli. Di sini kita tidak hanya belajar teologi, tapi dibentuk menjadi pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan,” ujar Hasan Zai.
Ia menegaskan, dengan legalitas yang sudah sah, teruji, dan diakui negara, STT Siar Nauli menjadi tempat terbaik untuk menempa karakter, ilmu teologi, serta iman.
(Historis Buulolo)
