POSO – Sebagai tindak lanjut dari upaya pemadaman sebelumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Pamona Selatan melaksanakan patroli monitoring di lokasi bekas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis pagi (05/11/2026) ini dipimpin langsung oleh empat personel inti, yaitu Aipda Victor, Aipda I Wayan Asliawan, Bripka Adi Irawan, dan Bripka Asdar.
Tujuan utama patroli ini adalah untuk memantau perkembangan situasi pasca-pemadaman dan mengantisipasi potensi flashover atau nyala kembali akibat bara api yang mungkin masih tertanam di dalam tanah, khususnya mengingat karakteristik lahan di wilayah tersebut. Setelah melakukan pengecekan menyeluruh di area yang sebelumnya terbakar, personel Polsek Pamona Selatan melaporkan bahwa kondisi lapangan sudah aman. Tidak ditemukan lagi titik asap maupun bara api yang aktif, menandakan bahwa proses pendinginan dan pemadaman total telah berhasil dilakukan dengan baik. Kegiatan patroli berakhir dengan situasi Kamtibmas yang terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Menyikapi hasil monitoring positif ini, Kapolsek Pamona Selatan, IPTU Oktavianus Batara, S.H., memberikan pernyataan pers sebagai berikut:
“Kegiatan patroli pagi ini adalah bagian dari komitmen kami untuk tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memastikan bahwa ancaman kebakaran benar-benar hilang. Lahan bekas terbakar, terutama jika berupa gambut atau semak kering, memiliki risiko tinggi untuk menyala kembali jika ada angin kencang atau suhu panas ekstrem. Alhamdulillah, hasil pengecekan tim kami di Desa Pasir Putih menunjukkan bahwa area tersebut sudah bersih dari titik api. Ini adalah kabar baik bagi warga sekitar yang sebelumnya khawatir api akan merambat ke perkebunan mereka,” ujar IPTU Oktavianus Batara.
Lebih lanjut, Kapolsek mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada meski situasi saat ini sudah aman.
“Meski saat ini tidak ada asap, kami mengimbau kepada seluruh warga Desa Pasir Putih dan sekitarnya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Jangan membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar di musim kemarau seperti sekarang. Jika melihat adanya kepulan asap sekecil apa pun, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. Sinergi antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana Karhutla terulang kembali,” tambahnya.
Kegiatan patroli berjalan dengan tertib dan berhasil memberikan rasa tenang bagi masyarakat setempat bahwa aparat kepolisian terus memantau kondisi keamanan lingkungan mereka secara berkelanjutan.
Yulius Kapita
