SUMEDANG, JP — Sebanyak 16 kelompok tani di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, menerima bantuan dari Kementerian Pertanian untuk mendukung pelaksanaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier. Masing-masing kelompok tani memperoleh bantuan sebesar Rp100 juta.
Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan fungsi jaringan irigasi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.
Penyuluh Pertanian Kecamatan Ujungjaya, Ai Nurzanah, SP, saat dikonfirmasi, didampingi salah seorang petugas penyuluh yang memiliki wilayah kerja berbeda, membenarkan bahwa pada tahun 2026 terdapat 16 kelompok tani di Kecamatan Ujungjaya yang mendapatkan bantuan program tersebut.
Menurutnya, untuk sementara program baru menyasar tiga desa. Ketiga desa tersebut yakni Desa Ujungjaya, Desa Palasari, dan Desa Sukamulya.
“Memang tahun 2026 ada 16 kelompok tani yang menerima bantuan. Untuk saat ini hanya tiga desa yang mendapatkan program. Mudah-mudahan ada susulan bagi kelompok tani lainnya,” ujar Ai Nurzanah.
11 Kelompok Tani di Desa Ujungjaya
Dari 16 kelompok tani penerima bantuan, sebanyak 11 kelompok berada di Desa Ujungjaya. Kelompok-kelompok tersebut terdiri dari:
- Kelompok Bhakti Usaha
- Kelompok Tani Makmur
- Kelompok Sawah Tengah
- Kelompok Kepuh Jaya
- Kelompok Tri Makmurjaya
- Kelompok Babakan Peundeuy
- Kelompok UKI
- Kelompok Bahagia
- Kelompok Lestari Alam
- Kelompok Simak Jaya
- Kelompok Muda Makmur
Sementara itu, di Desa Palasari terdapat empat kelompok tani penerima bantuan, yaitu Kelompok Ciroyom I, Kelompok Ciroyom II, Kelompok Cikedung, dan Kelompok Tunas Harapan.
Sedangkan di Desa Sukamulya, bantuan diterima satu kelompok tani, yakni Kelompok Sumber Rejeki.
Diharapkan Berkelanjutan
Ketua Gapoktan Kecamatan Ujungjaya menyampaikan bahwa para ketua kelompok tani berharap program pemeliharaan jaringan irigasi tersier tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
Pasalnya, masih terdapat sejumlah areal persawahan yang belum mendapatkan layanan pengairan secara optimal.
“Harapan dari masing-masing ketua kelompok, mudah-mudahan program ini bisa berkelanjutan, karena masih banyak areal tanah yang belum terairi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas adanya program bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap jaringan irigasi sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat.
“Alhamdulillah, dengan datangnya program ini kami mengucapkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi anak cucu kita di masa yang akan datang,” imbuhnya.
Dengan adanya program pemeliharaan jaringan irigasi tersier tersebut, diharapkan kondisi saluran irigasi di wilayah penerima bantuan dapat semakin baik sehingga distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih lancar dan pada akhirnya dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat Kecamatan Ujungjaya.
(Ernawan H.)

