Dandim 0411/KM Resmi Tutup Perjusami Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V Tahun 2026

LamTengLampung;JURNALPOLRI.MY.ID
Komandan Kodim 0411/KM, Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., secara resmi menutup Pelatihan Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Tahun 2026. Upacara penutupan tersebut berlangsung dengan khidmat di Lapangan Koramil 411-08/Rumbia, Kampung Restu Buana, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, pada Minggu (28/06/2026).
Rangkaian kegiatan pembinaan karakter bagi generasi muda ini berlangsung selama tiga hari, diawali dengan Upacara Pembukaan pada Sabtu (27/06/2026) yang dibuka oleh Kasdim 0411/KM Mayor Cke M. Taufiek selaku pejabat yang mewakili Komandan Kodim>
Saat membuka kegiatan pada hari Sabtu, Kasdim 0411/KM Mayor Cke M. Taufiek membacakan amanat tertulis Dandim 0411/KM yang menegaskan bahwa pelatihan KKRI ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat dan TNI, khususnya Kodim 0411/KM, dalam membentuk karakter disiplin, semangat kebangsaan, serta jiwa bela negara bagi generasi muda.
“Kami meyakini bahwa para pelajar hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan, sehingga perlu dibekali dengan mental yang kuat, sikap disiplin, tanggung jawab, serta rasa cinta tanah air,” ujar Mayor Cke M. Taufiek saat membacakan amanat pembukaan.
Pelatihan Gelombang V ini diikuti oleh 60 siswa-siswi pilihan dari berbagai sekolah menengah atas di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, antara lain SMK Muhammadiyah 1 Rumbia, SMK Bintang Nusantara Rumbia, SMK Bangun Cipta Rumbia, SMK Baskara Satya Putra Rumbia, SMA N 1 Seputih Surabaya, dan SMA N 1 Bandar Surabaya. Selama pelatihan, para peserta digembleng dengan materi peraturan baris-berbaris (PBB), kepemimpinan, kerja sama tim, serta wawasan kebangsaan.
Pada upacara penutupan hari Minggu, Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., secara langsung menanggalkan tanda peserta latihan dan menyerahkan sertifikat kelulusan Korps Kadet Republik Indonesia secara simbolis.
Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada 60 peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian latihan dengan penuh dedikasi dan semangat luar biasa. Beliau menekankan bahwa status sebagai Kadet Republik Indonesia membawa tanggung jawab moral yang besar di lingkungan masyarakat.
“Adik-adik selian diharapkan mampu menjadi pelopor kedisiplinan dan agen positif di lingkungan masing-masing dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Jadilah teladan moralitas dan semangat bela negara. Ingat, bela negara tidak harus angkat senjata, tetapi dengan berbuat baik dan berprestasi di bidang apa pun yang kalian tekuni,” tegas Letkol Inf Noval Darmawan.
Sebelum menutup amanatnya, Dandim juga mengingatkan para peserta untuk mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama perjalanan kembali ke rumah masing-masing, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyelenggara, pembina, dan pelatih yang telah menyukseskan kegiatan ini hingga berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Pernyataan resmi penutupan oleh Dandim 0411/KM pada pukul 08.35 WIB menandai berakhirnya seluruh rangkaian KKRI Gelombang V Tahun 2026, yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama guna mempererat tali silaturahmi dan jiwa korsa yang telah terbentuk.
Kegiatan ini turut dihadiri dan didukung penuh oleh jajaran Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat. Tampak hadir dalam rangkaian upacara tersebut antara lain Kasdim 0411/KM beserta Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0411/KM, Camat Rumbia, I Wayan Pancayasa, S.Kep., Ners., Camat Seputih Surabaya, Eko, S.Pd., M.M., Kapolsek Rumbia (diwakili Aipda Sagala dan Aipda Cito Wardoyo), Ketua Kwarran Pramuka Rumbia dan Seputih Surabaya, Tokoh Masyarakat, H. Suyono, serta para Kepala Sekolah/perwakilan dari sekolah peserta.
Adapaun jadwal kegiatan sebagai berikut :
A. Hari Pertama: Jumat, 26 Juni 2026 (Penerimaan dan Pengondisian Peserta). Hari pertama ini difokuskan pada proses registrasi, pemeriksaan kesehatan, serta adaptasi awal para kadet di lingkungan kesatrian.
13.00 – 15.00 WIB: Registrasi peserta dan pemeriksaan kesehatan (Rikes) di area tenda.
15.00 – 15.30 WIB: Istirahat dan Sholat Ashar berjamaah.
15.30 – 16.30 WIB: Latihan PBB/PPM dilanjutkan dengan gotong royong pemasangan tenda di lapangan.
16.30 – 17.00 WIB: Gladi resik upacara pembukaan dipimpin oleh Staf Personel.
17.00 – 18.00 WIB: Pembersihan lingkungan barak dan tenda.
18.00 – 19.15 WIB: Sholat Magrib berjamaah, pembinaan mental (Bintal) di Aula, dilanjutkan makan malam bersama.
19.15 – 21.45 WIB: Bimbingan Pengasuhan (Bimsuh) intensif di lapangan.
21.45 – 22.00 WIB: Latihan yel-yel dan Apel Malam yang dipimpin oleh Serda Aan dan Praka Ochi.
22.00 WIB – Selesai: Istirahat malam dan dimulainya dinas Jaga Serambi secara bergantian.
B. Hari Kedua: Sabtu, 27 Juni 2026 (Pembukaan Resmi dan Penanaman Materi Utama). Hari kedua merupakan inti dari kegiatan, di mana para peserta menerima pembekalan wawasan kebangsaan dan ketahanan fisik.
04.25 – 06.45 WIB: Sholat Subuh, dilanjutkan senam pagi, pembersihan area tenda, dan makan pagi bersama.
06.45 – 08.00 WIB: Latihan yel-yel dan persiapan Upacara Pembukaan.
08.00 – 09.00 WIB: Upacara Pembukaan Resmi Kegiatan KKRI TA 2026 di Lapangan Makodim.
09.15 – 11.30 WIB: Pembekalan Materi Teori di Aula: Wawasan Kebangsaan (Wasbang) & Bela Negara (Belneg) oleh Kapten Inf Rusli dan Kapten Inf Gunawan. Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) oleh Lettu Inf Edi S.
11.30 – 12.30 WIB: Sholat Dzuhur berjamaah dan makan siang di area barak/tenda.
12.30 – 17.00 WIB: Latihan Fisik How to Fight (HTF) yang dipimpin langsung oleh tim pelatih di Aula dan lapangan.
17.05 – 19.30 WIB: Pembersihan diri, ibadah/konseling bintal, makan malam, dan Sholat Isya berjamaah.
19.30 – 21.30 WIB: Prosesi dan Materi “Api Semangat Bela Negara” di Lapangan Makodim.
21.30 WIB – Selesai: Apel malam dilanjutkan dengan istirahat dan dinas Jaga Serambi.
C. Hari Ketiga: Minggu, 28 Juni 2026 (Penutupan Kegiatan). Hari terakhir diisi dengan pembersihan akhir, evaluasi, dan pelepasan resmi para peserta kadet.
04.25 – 06.45 WIB: Sholat Subuh berjamaah, senam pagi di lapangan, pembersihan barak, dan makan pagi bersama.
07.15 – 08.00 WIB: Upacara Penutupan Kegiatan KKRI TA 2026 oleh Staf Personel di Lapangan Makodim.
Dari rangkaian jadwal kegiatan KKRI Kodim 0411/KM TA 2026 tersebut, diharapkan para peserta bisa mendapatkan bekal berupa :
- Penguatan Ideologi dan Nasionalisme (Wawasan Kebangsaan & Bela Negara)
Materi teori yang disampaikan oleh para perwira (Kapten Inf Rusli dan Kapten Inf Gunawan) bukan sekadar hafalan, melainkan fondasi berpikir. Generasi muda dibekali pemahaman mendalam tentang identitas bangsa, hak dan kewajiban warga negara, serta pentingnya menjaga keutuhan NKRI di tengah tantangan modern.
- Ketahanan Fisik, Mental, dan Jiwa Korsa (HTF & PBB/PPM)
Melalui latihan How to Fight (HTF), PBB, dan yel-yel, para kadet tidak hanya ditempa secara fisik agar tangguh, tetapi juga dilatih untuk menumbuhkan jiwa korsa (solidaritas kelompok), loyalitas, kesigapan, dan kepatuhan pada instruksi. Ini memupuk mental pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi persaingan global.
- Kepedulian Sosial dan Kesiapsiagaan (Gulbencal)
Materi Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) oleh Lettu Inf Edi S memberikan bekal aplikatif yang sangat penting. Generasi muda diajarkan untuk tidak apatis terhadap lingkungan sekitar, melainkan memiliki kesiapsiagaan, kecepatan bertindak, dan kepedulian sosial yang tinggi saat masyarakat membutuhkan pertolongan.
- Kedisiplinan Ekstrem dan Manajemen Waktu (Dinas Dalam & Jaga Serambi)
Jadwal yang padat—mulai dari bangun sebelum subuh, pembersihan barak secara mandiri, hingga dinas Jaga Serambi di malam hari—secara langsung melatih regulasi diri (self-regulation). Kadet belajar menghargai waktu, bertanggung jawab atas keamanan bersama, dan menjaga ritme kerja yang teratur di bawah tekanan.
- Keseimbangan Spiritual dan Karakter (Bintal & Api Semangat Bela Negara)
Kegiatan ini tidak melulu soal fisik dan militer. Alokasi waktu bimbingan mental (Bintal), konseling, dan ibadah yang konsisten memastikan bahwa ketangguhan fisik tetap diimbangi dengan moralitas dan integritas spiritual yang baik. Puncaknya, prosesi “Api Semangat Bela Negara” menjadi simbol pengunci komitmen batin agar api cinta tanah air tersebut terus menyala dalam sanubari mereka setelah kembali ke masyarakat.
Dengan pelaksanaan Perjusami KKRI Gel V diharapkan para peserta terbentuk menjadi generasi muda yang cerdas secara wawasan, tangguh secara fisik, siap sedia bagi sesama, disiplin dalam keseharian, dan kokoh secara spiritual. (DL/MJP tim)
