Polresta Bandung Jaga Si Jalak Harupat Tetap Aman: Ketika Kecepatan Layanan dan Kesadaran Suporter Menyatu

SOREANG BANDUNG – JURNALPOLRI – Minggu, 11 Oktober 2026 — Gemuruh sorak-sorai puluh ribu penonton dan kibaran bendera klub kesayangan mewarnai stadion Si Jalak Harupat kerap menjadi jiwa dari setiap pertandingan sepak bola. Persib Bandung vs Dewa United Banten Fc bermain imbang 2-2 pada pertandingan lanjutan BRI Super League 2026-2027. Namun, di balik kemeriahan arena dan tribun stadion, ada satu hal fundamental yang tidak boleh terabaikan: rasa aman dan kenyamanan seluruh elemen yang hadir.
Guna memastikan atmosfer pertandingan tetap kondusif, Polresta Bandung menerjunkan 1.772 personel pengamanan dan menebarkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat secara masif. Spanduk edukatif tampak berdiri kokoh di sekitar area stadion, mengingatkan setiap orang bahwa sepak bola seharusnya menjadi panggung persatuan dan kegembiraan.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dan para pecinta bola dalam menciptakan iklim pertandingan yang kondusif. Ia mengawali pengamanan dengan menyapa dan membagi jaket kemitraan Polisi bersama masyarakat pada satgas bobotoh persib bandung.
“Sepak bola adalah hiburan rakyat yang harus kita jaga bersama. Kami mengajak seluruh suporter dan masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas serta semangat fair play. Nikmati jalannya pertandingan tanpa keributan, provokasi, maupun tindakan anarkis,” ujar Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto.
Dalam arahan resminya, Kapolresta Bandung menyampaikan delapan pedoman utama bagi para pengunjung stadion:
Junjung Tinggi Sportivitas: Mengutamakan nilai fair play selama dan sesudah laga.
Bebas dari Benda Berbahaya: Dilarang keras membawa senjata tajam, petasan, kembang api, maupun barang berbahaya lainnya.
Bebas Miras dan Narkoba: Tidak membawa atau mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang.
Kendalikan Emosi: Menjauhi segala bentuk provokasi dan tindakan anarkis yang merugikan semua pihak.
Patuhi Petugas: Ikuti arahan dan aturan yang disampaikan oleh personel keamanan di lapangan.
Rawat Fasilitas: Menjaga kebersihan dan tidak merusak sarana prasarana stadion.
Tertib Berlalu Lintas: Memarkir kendaraan pada tempat yang telah ditentukan secara rapi.
Utamakan Keselamatan: Menjadikan kenyamanan dan keselamatan bersama sebagai prioritas utama.
Bantuan Kepolisian Dalam Genggaman
Tidak hanya mengimbau ketertiban di dalam tribun, Polresta Bandung juga menghadirkan kepastian rasa aman di luar lapangan melalui kesiapan layanan darurat 24 jam.
Lewat Call Center 110, masyarakat maupun suporter yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat terhubung secara langsung tanpa dikenakan biaya pulsa sedikit pun.
Layanan cepat tanggap ini disiapkan untuk merespons berbagai situasi darurat, mulai dari pengaduan kriminalitas, penanganan kecelakaan lalu lintas, laporan bencana alam, hingga informasi pelayanan kepolisian lainnya.
“Jika ada potensi gangguan keamanan, kecelakaan, atau kondisi darurat di sekitar lokasi, masyarakat tidak perlu ragu. Cukup tekan 110 dari ponsel. Sampaikan lokasi, jenis kejadian, dan identitas Anda secara jelas. Petugas terdekat akan segera bergerak merespons laporan tersebut,” tegas Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto.
Langkah ini merupakan bagian nyata kolaborasi Polisi bersama masyarakat, yang menempatkan kepolisian bukan sekadar sebagai pengawas, melainkan sebagai pelindung dan pengayom yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.
Sinergi antara kesadaran suporter untuk tertib dan kesiapan polisi yang sigap merespons lewat layanan 110 menjadi kunci utama.
Dengan demikian, setiap laga sepak bola di Bandung dapat terus dinikmati sebagai pesta olahraga yang aman, damai, dan membanggakan.
