Jurnal Polri. My. Id, -Trenggalek
Semangat kebersamaan dan kerja keras yang telah terjalin selama sebulan penuh akhirnya membuahkan hasil gemilang. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0806 Trenggalek resmi diakhiri hari ini setelah seluruh rencana kegiatan baik pembangunan fisik maupun pembinaan nonfisik rampung dilaksanakan secara tuntas dan berkualitas di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.Kamis, (21/5).
Kegiatan ini menjadi bukti konkret bahwa persatuan antara aparat dan warga masyarakat adalah kekuatan utama dalam mempercepat kemajuan di wilayah pedesaan.
Selama pelaksanaan yang dimulai sejak tanggal 22 April lalu, ribuan pasukan TNI bersama warga desa bahu-membahu mengerahkan tenaga dan pikiran untuk mewujudkan perubahan lingkungan yang lebih baik. Mengusung semangat “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, setiap kegiatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana prasarana semata, tetapi juga mempererat ikatan batin antara prajurit dan rakyat. Desa Sukorejo yang menjadi lokasi utama kegiatan ini kini tampak berubah wajah, jauh lebih tertata dan siap menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial warga sehari-hari.

Salah satu capaian paling nyata adalah perbaikan akses jalan sepanjang 777 meter dengan lebar 2,5 meter yang kini menghubungkan langsung wilayah Desa Sukorejo dengan Desa Wonorejo. Dulu jalan ini sulit dilalui dan sering rusak saat musim hujan, namun kini telah diperlebar dan diperkeras sehingga kendaraan bermotor maupun alat pertanian bisa lewat dengan lancar. Selain itu, telah dibangun pula 8 titik tanggul penahan jalan yang kokoh, guna menjamin keamanan dan keawetan infrastruktur tersebut dari ancaman longsor atau kerusakan akibat arus air hujan yang deras.
Berbagai program unggulan yang dicanangkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat juga terlaksana dengan sangat baik dan memberikan manfaat langsung bagi warga. Melalui program TNI Manunggal Air, telah dibangun 5 titik sumur bor lengkap dengan fasilitas penyaluran air bersih, sehingga masalah ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi kendala utama warga akhirnya teratasi. Tidak hanya itu, sebanyak 9 unit rumah yang sebelumnya tidak layak huni telah direnovasi total menjadi tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak ditempati oleh warga yang membutuhkan.
Peningkatan kualitas hidup masyarakat juga diwujudkan melalui pembangunan fasilitas sanitasi dan kebersihan lingkungan di 5 titik lokasi, termasuk pembangunan tempat mandi, cuci, dan kakus. Sejalan dengan itu, juga dilakukan gerakan penghijauan lahan, pengembangan ketahanan pangan melalui pertanian produktif, serta langkah-langkah nyata dalam penanganan masalah stunting atau gizi buruk di kalangan anak-anak. Segala upaya ini dilakukan agar perubahan yang terjadi tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga dirasakan dampaknya bagi kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus desa.
Selain pembangunan fisik yang tampak jelas, pelaksanaan TMMD kali ini juga mengedepankan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik. Sebanyak 8 jenis sosialisasi dan penyuluhan telah disampaikan kepada warga, meliputi wawasan kebangsaan, pencegahan bahaya narkoba, hingga pendampingan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Tidak ketinggalan, pelayanan kesehatan gratis dan pengobatan massal juga digelar, menjadi wujud bakti sosial TNI yang hadir memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan kebahagiaan warga desa.
Dalam upacara penutupan yang berlangsung khidmat di Alun-alun Trenggalek, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan seluruh satgas dan partisipasi masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa hasil karya yang berdiri kokoh saat ini bukanlah semata-mata hasil kerja para prajurit, melainkan buah dari gotong royong dan persatuan. “TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan hadir untuk rakyat. Hasil pembangunan ini harus dijaga bersama agar manfaatnya terus terasa panjang bagi kemajuan desa dan daerah,” ujarnya dalam amanatnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek yang diwakili oleh Wakil Bupati Syah Muhammad Natanegara juga turut mengapresiasi kinerja luar biasa ini dan berjanji akan terus mendukung keberlanjutan hasil pembangunan. Keberhasilan TMMD ke-128 ini juga berlangsung serentak di lima wilayah lain di Jawa Timur, dengan Trenggalek yang ditunjuk sebagai pusat pelaksanaan penutupan tahun ini. Kini, dengan fasilitas yang semakin lengkap dan semangat kebersamaan yang kian kuat, masyarakat Desa Sukorejo dan sekitarnya diharapkan mampu mengoptimalkan segala potensi yang ada untuk membuka akses ekonomi baru dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
Pewarta : by. U
