Jurnalpolri.com | Sibolga – Seorang Pasien RS Metta Medika Baru atas nama Hasrul Sikumbang (44), melaporkan pihak Rumah Sakit Metta Medika yang berlokasi di Jalan Diponegoro – Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara ke Polres Sibolga, pada Minggu 07 Juni 2026.
Hasrul menjelaskan, sebelum dirawat di RS Metta Medika dirinya sempat dirawat di Klinik Yakin Sehat Sibuluan dan kemudian dirujuk ke RS Metta Medika pada Sabtu (06/06/2026) dengan keluhan Sakit Paru-paru dan Jantung.
“Saya masuk ke RS Metta Medika pada hari Sabtu sekitar pukul 18.30 WIB disertai dengan dokumen rujukan dari Klinik Yakin Sehat,” jelas Hasrul.
Hasrul yang akrab disapa Abu Nisa ini menambahkan, dirinya terpaksa melaporkan pihak RS Metta Medika ke Polisi karena merasa diabaikan dan tidak kunjung diperiksa oleh dokter spesialis sesuai dengan keluhan penyakit yang dialaminya.
“Sejak saya masuk sampai minggu sore, tidak kunjung diperiksa oleh dokter. Hal ini sudah saya pertanyakan ke perawat jaga namun diabaikan dan tidak memberikan jawaban apapun, sementara kondisi kesehatan saya semakin menurun dengan jantung berdebar – debar, sesak dan bahkan sempat berhalusinasi,” ungkap Hasrul.
Merasa diabaikan, Hasrul kemudian keluar dari ruang rawat inap RS Metta Medika yang berada di lantai tiga dan mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sibolga dan melaporkan peristiwa tersebut sesuai Laporaan Polisi yang tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: LP/B/90/VI/2026/SPKT/Polres Sibolga/Polda Sumatera Utara.
Sementara saat wartawan bertemu dan mempertanyakan perihal tersebut kepada Humas RS Metta Medika, Sumiati Hutabarat di ruang SPKT Polres Sibolga mengatakan pihaknya belum bisa memberikan penjelasan menunggu hasil koordinasi dengan pasien dan pihak Polres Sibolga.
“Saat ini kami belum bisa memberikan keterangan secara resmi, mengingat kami harus berdiskusi dulu dengan pasien apa sebenarnya yang terjadi. Disamping itu kami juga berkoordinasi dulu dengan pihak Kepolisian,” ujar Sumiati.
Namun saat dikonfirmasi kembali pada Senin (08/06/2026) melalui aplikasi Whatsapp pribadinya, Sumiati menambahkan sudah dilakukan penelusuran internal, pasien diketahui sudah dijumpai di ruang rawatannya oleh dokter spesialis terkait.
“Kami tetap menjadikan peristiwa ini sebagai masukan untuk melakukan evaluasi peningkatan pelayanan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Sibolga masih mendalami laporan tersebut. (wr warasi)
