
Kabupaten Bandung – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif, Polsek Margahayu Polresta Bandung kembali melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya 2026 dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) tanpa izin di wilayah hukumnya, Senin (15/06/2026) dini hari pukul 01.10 WIB.
Kegiatan operasi dipimpin oleh IPTU Enza Sudrajat selaku Perwira Pengawas (Pawas) mewakili Kapolsek Margahayu dan melibatkan personel Polsek Margahayu. Operasi dilakukan dengan menyasar sejumlah kios yang berpotensi menjadi tempat penjualan minuman beralkohol tanpa izin di wilayah Kecamatan Margahayu.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan dan monitoring terhadap beberapa kios yang menjadi sasaran operasi. Selain itu, personel juga memberikan imbauan dan edukasi kepada para pemilik kios agar tidak menjual maupun mengedarkan minuman keras tanpa izin yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menekan angka penyakit masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol. Melalui Operasi Pekat Lodaya 2026, Polsek Margahayu terus berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya.
Kapolsek Margahayu AKP Hasbi ASK Sidiqie, B.Sh. menyampaikan bahwa kegiatan operasi akan terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr. H. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CPCLE. melalui Kapolsek Margahayu AKP Hasbi ASK Sidiqie, B.Sh. mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan tidak memperjualbelikan maupun mengonsumsi minuman keras ilegal serta berperan aktif melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Margahayu terpantau aman dan kondusif. Operasi berjalan lancar tanpa adanya kejadian menonjol, sekaligus menjadi langkah nyata Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
