
Bandung – JURNALPOLRI – Komitmen Polri dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan taat hukum terus diwujudkan Polsek Rancaekek Polresta Bandung melalui kegiatan pembinaan kepada peserta didik baru dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Insan Unggul, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (19/7/2026) malam.
Pembinaan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 21.30 WIB ini diisi dengan penyampaian materi mengenai keselamatan berlalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menjaga perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Kegiatan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Jelegong AIPTU Agus Riadi, jajaran guru dan pihak sekolah, serta sekitar 60 peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan, penyampaian materi yang disertai sesi tanya jawab, kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak fisik, psikologis, dan konsekuensi hukum dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, siswa juga diingatkan untuk selalu tertib berlalu lintas, menjauhi aksi tawuran, geng motor, perkelahian massal, serta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif Polri dalam membangun karakter generasi muda sejak dini agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja dan pelanggaran hukum.
“Melalui kegiatan MPLS ini kami ingin menanamkan kesadaran hukum, disiplin, dan tanggung jawab kepada para pelajar agar menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, serta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan menjauhi penyalahgunaan narkoba maupun berbagai bentuk kenakalan remaja,” ujar Kompol Deny Sunjaya.
Polsek Rancaekek berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam membina karakter pelajar sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berintegritas.
Editor : San
