
Bandung – JURNALPOLRI – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada para petani. Salah satunya dilakukan Polsek Rancaekek Polresta Bandung dengan melaksanakan pengecekan lahan jagung hibrida di lahan non-LBS yang berlokasi di Kampung Bangkuang RT 02/RW 08, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Rancaekek Kencana AIPDA Dian Yakub S bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Rancaekek Kencana AIPDA Amin, S.H. dengan melakukan pemantauan terhadap lahan jagung hibrida seluas 1,2 hektare milik Sdr. Elpin Nurgeni. Dalam kegiatan tersebut, personel memonitor perkembangan tanaman sekaligus berdialog dengan petani mengenai kondisi lahan dan berbagai kendala yang dihadapi.
Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung telah memasuki fase berbuah, meskipun sebagian daun mulai mengering. Petani juga menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya pertumbuhan rumput liar, keterbatasan pasokan air, serta serangan hama ulat. Informasi tersebut akan menjadi bahan koordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara optimal.
Kapolresta Bandung KOMBESPOL Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek KOMPOL Deny Sunjaya, S.H., M.H. menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program swasembada pangan sekaligus upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan pendampingan ini, kami ingin memastikan para petani mendapatkan dukungan dan pendampingan dalam mengelola lahannya. Setiap kendala yang ditemukan akan kami koordinasikan dengan pihak terkait agar produktivitas pertanian tetap terjaga dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dengan adanya pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan hasil panen jagung di wilayah Kecamatan Rancaekek dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani maupun ketahanan pangan daerah. Selama kegiatan berlangsung situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Editor : San
