
Jurnal Polri.My.Id.CIREBON.– Gelaran konser legenda rock Indonesia, Dewa 19, yang dijadwalkan hadir di Cirebon pada 31 Oktober 2026, ternyata menyimpan agenda strategis yang jauh melampaui hiburan semata. Di balik panggung megah tersebut, penyelenggara Surya Indah Derajat (SID) bersiap meluncurkan inovasi digital terbaru yang ditujukan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat lokal.
Acara bertajuk Syalala Land Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara SID dan Atiga Event Organizer (EO) asal Cirebon. Melalui momentum ini, SID tidak hanya ingin menunjukkan kapasitasnya dalam menggelar event skala besar, tetapi juga memperkenalkan dua lini bisnis baru: platform digital dan produk konsumen.
Indra Meika, perwakilan dari SID, mengungkapkan bahwa peluncuran aplikasi bernama Afiliator Link akan menjadi sorotan utama dalam konser nanti. Platform ini dirancang sebagai ekosistem digital yang memungkinkan masyarakat, khususnya di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan), untuk terlibat aktif dalam aktivitas bisnis berbasis afiliasi.
“Kami memilih momen konser Dewa 19 karena daya tariknya yang masif. Ini adalah cara paling efektif untuk memperkenalkan Afiliator Link kepada ribuan orang sekaligus. Harapan kami, platform ini dapat menjadi alat baru bagi warga untuk menggerakkan roda ekonomi digital di daerah mereka,” ujar Indra.
Selain teknologi, SID juga akan memasuki pasar produk fisik dengan meluncurkan merek air minum dalam kemasan (AMDK) miliknya. Produk ini akan mulai dipasarkan secara terbatas kepada pengunjung konser sebagai bagian dari strategi branding dan penetrasi pasar awal.
Langkah diversifikasi bisnis ini menandai ekspansi serius SID di kawasan Cirebon Raya. Dengan menggabungkan kekuatan event organizer, teknologi digital, dan produk konsumsi, SID berharap dapat menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat, bukan sekadar euforia sesaat dari sebuah konser musik.
Sugi MJP
