
Bandung – JURNALPOLRI – Dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan sadar hukum, Polsek Rancaekek Polresta Bandung memberikan pembinaan kepada peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Yayasan Pondok Pesantren TK/SD/SMP/SMA Adzimat Dai Indonesia, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah TK/SD/SMP/SMA Adzimat Dai Indonesia, Kanit Intelkam Polsek Rancaekek IPTU Sofyan Hadi, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Jelegong AIPTU Agus Riadi, para dewan guru, serta sekitar 130 peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Rancaekek memberikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif, pentingnya tertib berlalu lintas, serta edukasi agar para pelajar menjauhi aksi tawuran, geng motor, perkelahian massal, maupun penggunaan knalpot brong. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab sehingga mudah dipahami oleh para siswa.
Kegiatan diawali dengan upacara bendera, dilanjutkan pembukaan, sambutan, penyampaian materi, sesi diskusi, hingga penutupan. Melalui pembinaan ini diharapkan para peserta didik memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai dampak fisik, psikologis, serta konsekuensi hukum dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas dan perilaku yang bertanggung jawab di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kapolresta Bandung KOMBESPOL Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek KOMPOL Deny Sunjaya, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pembinaan kepada pelajar merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, taat hukum, dan mampu menjadi pelopor keselamatan serta keamanan di lingkungan sekitarnya.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang cerdas, disiplin, menjauhi narkoba, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun geng motor. Edukasi sejak dini merupakan langkah penting untuk membangun masa depan generasi muda yang berkualitas,”
Editor : San
