
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Gelaran akbar sepak bola antarkecamatan, Bupati Cup 2026, kian dekat. Panitia terus mematangkan persiapan teknis dan logistik dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Linggajati, Setda Lama Kabupaten Kuningan, pada Rabu (29/7/2026). Turnamen yang menjadi barometer prestasi sepak bola daerah ini dijadwalkan berlangsung meriah mulai awal Agustus hingga awal September mendatang.
Pembukaan Meriah dengan Kirab 32 Kecamatan
Pesta sepak bola ini akan dibuka secara resmi pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Stadion Mashud Wisnu Saputra. Opening Ceremony dirancang untuk membangkitkan euforia masyarakat dengan menghadirkan Kirab 32 Kecamatan peserta turnamen.
Kemeriahan pembukaan juga akan diisi oleh laga ekshibisi yang dinantikan banyak pihak: tanding sengit antara tim gabungan Forkopimda melawan Forum Kecamatan. Ini menjadi momen simbolis persatuan dan sportivitas sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai.
Beni Prihayatno, Ketua Exco PSSI Askab Kuningan, memastikan bahwa kick-off pertandingan perdana akan bergulir sehari setelahnya, yakni pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Lapangan Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang.
Sistem Gugur: Menang atau Pulang
Ketua Panitia Pelaksana, Ayep Setiawan, menjelaskan bahwa turnamen tahun ini kembali menggunakan sistem gugur (single elimination). Aturan ini membuat setiap detik pertandingan menjadi krusial.
“Setiap tim yang kalah akan langsung tersingkir. Tidak ada kata kedua. Hanya pemenang yang berhak melaju ke babak berikutnya,” tegas Ayep.
Perjalanan menuju juara akan melewati fase-fase menegangkan: Babak 32 Besar, 16 Besar, Perempat Final, Semifinal, Perebutan Tempat Ketiga, hingga Final. Dengan sistem undian terbuka, tidak ada jalur “mudah”. Setiap tim dituntut tampil maksimal sejak menit pertama.
Empat Venue dan Aturan Pemain Lokal yang Ketat
Untuk mengakomodasi banyaknya pertandingan di fase awal, panitia menyiapkan empat venue utama:
- Lapangan Desa Karamatwangi (Kec. Garawangi)
- Lapangan Putra Mayana (Kec. Kadugede)
- Lapangan Desa Ciawilor (Kec. Ciawigebang)
- Lapangan Timbang Luhur, Desa Timbang (Kec. Cigandamekar)
Selanjutnya, pertandingan akan bergulir di dua venue setiap pekannya sesuai jadwal yang telah disusun.
Yang tak kalah penting, panitia tetap konsisten dengan aturan pembinaan pemain lokal. Setiap tim wajib mendaftarkan 17–23 pemain kelahiran 2006–2009, dengan tambahan maksimal empat pemain kelahiran 2010. Syarat mutlak: seluruh pemain harus berasal dari kecamatan yang mereka bela. Langkah ini diambil untuk menjaga semangat pembinaan sepak bola usia muda di akar rumput.
Durasi pertandingan ditetapkan selama 70 menit (dua babak x 35 menit) dengan waktu istirahat 10 menit, menyesuaikan dengan kategori usia pemain.
Final sebagai Puncak Pesta Olahraga
Rangkaian panjang Bupati Cup 2026 akan mencapai klimaksnya pada 1 September 2026. Pada hari itu, Stadion Mashud Wisnu Saputra akan kembali menjadi pusat perhatian dengan penyelenggaraan Closing Ceremony pukul 14.00 WIB, yang digabung dengan laga Final penentuan juara.
Melalui gelaran ini, Pemkab Kuningan berharap Bupati Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah strategis untuk mencetak talenta-talenta baru sepak bola Kuningan yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
(Sugi MJP)
