
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN .– Bupati Kuningan, Hj. Dian Rachmayanti, menekankan pentingnya menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghargai. Hal ini disampaikan Bupati dalam kunjungannya ke SMPN 1 Kuningan, sekaligus menjadi bagian dari kampanye nasional Stop Bullying.
Dalam sambutannya, Bupati Dian tidak hanya berbicara tentang aturan, tetapi juga menyentuh sisi personal para pelajar. Ia menitipkan empat kunci sukses yang harus dijadikan bekal oleh siswa dalam meraih cita-cita.
“Ada empat pesan penting untuk kalian. Pertama, belajarlah dengan sungguh-sungguh dan rajin. Kedua, dengarkan dan ikuti nasihat orang tua. Ketiga, taati arahan guru. Dan keempat, jagalah hubungan baik dengan teman-teman sekolah. Itulah kunci utama menjadi pribadi yang sukses,” ujar Bupati Dian dengan tegas namun hangat.
Usai menyampaikan pesan motivasi, suasana berubah menjadi lebih interaktif. Bupati Dian mengajak seluruh siswa untuk membuat komitmen bersama guna memberantas perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Ia secara langsung menguji kesiapan mental para siswa melalui serangkaian pertanyaan retoris yang membangkitkan semangat.
“Siap untuk mencegah terjadinya bullying di SMPN 1? Mau melaporkan ke guru atau kepala sekolah jika melihat tindakan tidak pantas? Siapkah kita melawan?” teriak Bupati.
Seruan tersebut disambut dengan sorak-sorai antusias dan jawaban lantang “Siap!” dari ratusan siswa yang hadir. Respons positif ini menunjukkan tingginya kesadaran generasi muda SMPN 1 Kuningan untuk menolak kekerasan verbal maupun fisik.
Kampanye Stop Bullying ini diharapkan bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat budaya saling menghormati, kepedulian sosial, dan keberanian untuk melapor (speak up). Dengan demikian, sekolah dapat benar-benar bertransformasi menjadi ruang yang aman bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, dan mengejar impian mereka tanpa rasa takut.
Sugi MJP

