
JURNALPOLRI.COM – TASIKMALAYA – Karangnunggal, 28 Agustus 2026- Pemerintah Desa Karangnunggal menggelar Rapat Khusus Penanganan Sampah Terpadu di Aula Kantor Desa Karangnunggal, Kamis (27/8). Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karangnunggal, Herliman idris, A. Md
Rapat ini dihadiri oleh Perangkat Desa, BPD, LPMD, PKK, Karang Taruna, Ketua RT/RW, Muspika serta perwakilan dari Pimpinan instansi yang ada di lingkup Desa Karangnunggal Kab. Tasikmalaya.
Dalam arahannya, Herliman menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi diselesaikan dengan cara konvensional. Harus ada sistem terpadu yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Selama ini sampah dianggap beban. Padahal di dalamnya ada nilai ekonomi yang tersembunyi. Kalau kita kelola dengan baik, sampah bisa menjadi sumber pendapatan baru untuk meningkatkan PADes,” tegas Kades.
Ia memaparkan 3 langkah utama dalam program Penanganan Sampah Terpadu:
1. Pemilahan dari rumah : Organik, Anorganik, dan Residu
2. Pembentukan Bank Sampah Desa : Untuk menampung dan menjual sampah anorganik bernilai jual
3. Pengolahan Sampah Organik : Menjadi kompos dan maggot yang bisa dijual ke petani dan peternak
“Kita targetkan beberapa bulan ke depan Desa Karangnunggal punya TPA yang memadai. Dari penjualan sampah dan kompos, hasilnya bisa masuk kas desa dan juga jadi insentif untuk warga yang aktif memilah,” tambahnya.
Lembaga BPD Karangnunggal mendukung penuh program ini. Ia menyebut, selain meningkatkan PADes, program ini juga akan membuat lingkungan desa lebih bersih dan sehat.
“Kami di BPD siap mengawal lewat regulasi Perdes. Ini program bagus, harus jalan,” ujarnya.
“Pemerintahan Desa Karangnunggal bergerak untuk mendukung “Tasik Hejo” salah satu program prioritas pemerintah kabupaten tasikmalaya.”ungkap BPD.
Pewarta : Yats

